Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PUBLIK · 20 Oct 2024 20:24 WIT

Perwakilan Papua Nugini, Vanuatu hingga Fiji Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran


					Perwakilan Papua Nugini, Vanuatu hingga Fiji Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran Perbesar

KABARPAPUA.CO, Jakarta– Prabowo Subianto resmi dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia ke-8. Pada pidato perdananya, Prabowo mengucapan terima kasih kepada kepala negara sahabat yang hadir.

Dia menyebutkan terdapat 19 kepala negara dan kepala pemerintahan, serta 15 utusan khusus negara lainnya. 

“Atas nama seluruh bangsa Indonesia, saya ucapkan penghargaan setinggi-tinggi kepada kepala negara sahabat yang hadir,” kata Prabowo dalam sidang MPR pelantikan Presiden-Wapres di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Minggu 20 Oktober 2024.

Presiden Prabowo menyebutkan nama tamunya di antaranya  Perdana Menteri Vanuatu, Charlot Salwai Tabimasmas telah ,Perdana Menteri (PM) Papua Nugini (PNG) James Marape, Wakil Perdana Menteri Qatar Dr. Khalid bin Mohammed Al-Attiyah, Wakil Presiden China, Han Zheng, Wakil Pertama Perdana Menteri Rusia, Denis Manturov, Wakil Presiden Laos, Pany Yathotou, Wakil Presiden Vietnam, Vo Thi Anh Xuan, 

Prabowo menyampaikan, bersama Wapresnya Gibran Rakabuming Raka telah bersumpah mempertahankan Undang-Undang Dasar untuk menjalankan aturan yang berlaku. Prabowo berjanji akan menjalankan perundang-undangan sebaik-baiknya bersama Gibran.

“Dengan penuh rasa tanggung jawab dan semua kekuatan yang ada pada jiwa raga kami, kami akan menjalankan pemerintah Republik Indonesia, kepemimpinan bangsa negara Indonesia dengan tulus dan mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.

Prabowo juga bicara soal ketahanan pangan RI. Dia meyakini paling lambat Indonesia mencapai swasembada pandan dalam 4 sampai 5 tahun ke depan.

“Dalam waktu sesingkat singkatnya kita harus mencapai ketahanan pangan, kita harus mampu memproduksi dan memenuhi pangan Indonesia. Saya yakin paling lambat 4-5 tahun kita akan swasembada pangan,” jelasnya. ***

Artikel ini telah dibaca 158 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Terkait Surat Izin Pemalangan, RSUP Jayapura Pastikan Pelayanan Tetap Jalan

17 June 2026 - 19:19 WIT

Riset Unhas di Eropa: PKMK Hemat Biaya hingga Triliunan Rupiah

5 June 2026 - 15:43 WIT

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Papua, RSUP Jayapura Perkuat Kolaborasi 

4 June 2026 - 16:25 WIT

Dukung Layanan Kesehatan ASN di Papua, RSUP Jayapura dan PT Taspen Perkuat Kerjasama 

4 June 2026 - 16:01 WIT

WKRI Cabang Santa Monika Paniai Sukses Selenggarakan Sidang Pleno LPJ Akhir Masa Jabatan

29 May 2026 - 18:38 WIT

RSUP Jayapura Dukung Pemerataan Layanan Kesehatan Berkualitas di Papua

29 May 2026 - 17:07 WIT

Trending di PUBLIK