Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 25 Sep 2024 21:08 WIT

Bantu Tekan Inflasi, Kelompok Tani Rajawali Yapen Tanam 2.000 Bibit Cabai


					Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Suzana Wanggai saat menanam bibit cabai di Lahan Kampung Ariepi II. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Suzana Wanggai saat menanam bibit cabai di Lahan Kampung Ariepi II. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui –  Kelompok Tani Rajawali, Distrik Kosiwo, Kampung Ariepi II, Kabupaten Kepulauan Yapen, menanam 2.000 bibit cabai untuk membantu pemerintah menekan inflasi.

Penanaman cabai diikuti Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Suzana Wanggai pada Rabu 25 September 2024. Penanaman cabai ini sebagai langkah menekan laju inflasi dalam membantu menstabilkan tingginya harga cabai di pasaran.

Pj Bupati Yapen, Suzana Wanggai, mengapresiasi gerakan penanaman cabai yang diinisiasi Dinas Pertanian Kepulauan Yapen. “Pemerintah daerah akan terus gencarkan penanaman cabai melihat potensinya yang cukup mempengaruhi inflasi dan ketahanan pangan,” katanya.

Komitmen Pemkab Yapen Bantu Petani

Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Suzana Wanggai foto bersama usai menanam bibit cabai di Lahan Kampung Ariepi II. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

Suzana memastikan pemerintah daerah akan membantu kendala petani, seperti mesin ekskavator untuk mendukung pelaksanaan aktivitas pertanian. Ia pun berpesan kepada generasi muda di Kampung Ariepi untuk membantu memanfaatkan lahan atau pekarangan rumah guna menekan laju inflasi.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Rajawali, Agustinus Numanserai, mengatakan penanaman cabai keriting hibrida F1 dengan kualitas unggul cukup kuat menahan penyebaran hama penyakit.

“Hari ini ada 2.000 bibit cabai keriting F1 yang akan ditanam di lahan seluas 30×150 meter dengan total target panen sekitar 140 kilogram dengan estimasi waktu selama 3 bulan tanam,” terangnya.

Ia berharap adanya perhatian pemerintah daerah dalam mendukung petani memenuhi kebutuhan pertanian. Selain alat serta pupuk untuk menjaga kualitas tanaman cabai. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Kepulauan Yapen Perkuat Tata Kelola Alat Kontrasepsi dan Mutu Pelayanan KB

29 October 2026 - 10:24 WIT

Wabup Kepulauan Yapen Buka Aksi Konvergensi 5 Percepatan Penurunan Stunting 2026

28 October 2026 - 21:23 WIT

Reses di Kepulauan Yapen, Tonny Tesar Dorong Pembangunan Gereja dan Jalan

27 October 2026 - 20:51 WIT

Kontingen Pesparani Katolik Kepulauan Yapen Tiba di Biak Numfor Siap Tampil Maksimal

27 October 2026 - 11:34 WIT

Ribuan Warga Serui Ramaikan Acara Kosong Tujuh Fun Run 2026 dan Hiburan Rakyat

19 October 2026 - 12:42 WIT

Ikatan Alumni SMAN 1 Serui 2007 Sukses Gelar Fun Run Rangkaian Dua Dekade

19 October 2026 - 11:35 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN