Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 17 Sep 2024 22:20 WIT

Ekspor Papua Agustus Naik 174 Persen, Australia Kontribusi Terbesar


					Rilis BPS Papua di Kantor Kominfo Papua, Selasa 17 September 2024. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Rilis BPS Papua di Kantor Kominfo Papua, Selasa 17 September 2024. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Badan Pusat Statistik Provinsi Papua mencatat perkembangan nilai ekspor pada bulan Agustus 2024 mencapai 9.367,27 dolar AS atau mengalami peningkatan 174,56 persen.

Kepala BPS Papua,  Adriana Helena Carolina, mengatakan ekspor Papua untuk migas dan nonmigas pada Agustus 2024 mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya yang senilai 3.411,78 dolar AS.

Peningkatan ini terlihat dari jenisnya, berupa migas dan nonmigas dengan masing-masing sebesar 5,41 dolar AS dan 9,361,86.

“Jadi secara kumulatif total ekspor Papua pada Januari- Agustus 2024 sebesar 51.721,84 atau naik sebesar 10,07 persen dibandingkan  ekspor pada Januari-Agustus 2023 yang senilai 46,988,65 dolar AS,” ujarnya dalam rilis, Selasa 17 September 2024.

Ekspor nonmigas pada Agustus 2024 meliputi ekspor kayu dan barang dari kayu (HS44) senilai 9,046,91 dolar AS. Ekspor ikan dan hewan air lainnya (HS03) senilai 19,01 dolar AS. Kemudian juga ekspor nonmigas lainnya sebesar 295,94 dolar AS.

Helena menyebutkan ada empat negara tujuan ekspor terbesar di Papua. Australia senilai 5.540,59 ribu  dolar AS, (59,15 %). Korea Selatan 1.540,87  dolar AS (16,45 %). Arab Saudi senilai 1,257,50 ribu (13,62 %) dan Selandia Baru 529,86 (5,66%).

Ekspor Papua melalui empat pintu yakni PLBN Skouw, Pelabuhan Serui, Bandara Kaisiepo, dan Pelabuhan Jayapura. Ekspor melalui pelabuhan/bandara di wilayah Papua terbesar di bulan ini melalui PLBN Skouw senilai 6.098,33 ribu dolar AS, dengan nilai share terhadap total ekspor sebesar 65,10 persen.

Nilai ekspor melalui Pelabuhan Serui sebesar 3.019,30 ribu dolar AS. Kemudian, nilai ekspor Papua lewat Bandara Frans Kaisiepo 19,01 ribu dolar AS. Lalu, Nilai ekspor Papua melalui Pelabuhan Jayapura sebesar 1,15 ribu dolar AS.

Adapun barang ekspor melalui PLBN Skouw terdiri dari banyak jenis HS dan biasanya berupa barang-barang kebutuhan warga perbatasan RI-PNG. Sementara barang ekspor lewat Pelabuhan Serui berupa golongan Kayu dan barang dari kayu (HS44).

“Jadi barang ekspor melalui Bandara Frans Kaisiepo berupa Ikan dan Molusca (HSO3),” ujarya. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Dukung Kebijakan WFH, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen

16 April 2026 - 16:25 WIT

Pertamina Patra Niaga – Pemkab Biak Perkuat Koordinasi Distribusi LPG dari Jayapura

16 April 2026 - 11:13 WIT

Merawat Asa di Lanny Jaya: Cerita Moses Yigibalom Bangun Peradaban Kopi Bersama PLN

15 April 2026 - 22:22 WIT

Kartini Days Special Stay, Rayakan Semangat Perempuan Bersama MyHorison.com

15 April 2026 - 14:59 WIT

Nyalakan Kemandirian di Papua Selatan, YBM PLN UP3 Merauke Resmikan Program Desa Cahaya

15 April 2026 - 10:29 WIT

Bank Indonesia Perkuat Penyediaan Rupiah di Wilayah 3T Papua

13 April 2026 - 18:20 WIT

Trending di BISNIS