Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 16 Sep 2024 22:45 WIT

Polres Jayapura Ringkus Spesialis Curas, iPhone Curian Disembunyikan di Kuburan


					Polres Jayapura merilis pengungkapan kasus curas. (Humas Polda Papua) Perbesar

Polres Jayapura merilis pengungkapan kasus curas. (Humas Polda Papua)

KABARPAPUA.CO, Sentani – Tim Opsnal Polres Jayapura  berhasil meringkus pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) di depan Hotel Merbau, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu 15 September 2024.

Pelaku berinisial RPN (37) ditangkap di depan Pert Shop Jalan Polomo, Sentani. Polisi menemukan sejumlah barang bukti hasil curian di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Polomo Sentani.

Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, melalui Kasat Reskrim AKP Aryya Nusa Hindrawan, menyampaikan terungkapnya kasus ini berkat informasi warga setempat.

“Begitu mendapatkan informasi terkait aktivitas mencurigakan, tim langsung bergerak dan berhasil menangkap pelaku di depan Pert Shop Jalan Polomo, Sentani. Pelaku kemudian kami bawa ke Polres Jayapura untuk menjalani proses interogasi lebih lanjut,” jelas Aryya.

Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui telah menyembunyikan barang bukti di beberapa lokasi. Berdasarkan keterangan tersebut, polisi melakukan penggeledahan di TPU Polomo Sentani dan  menemukan iPhone XR milik korban.

Selain itu, aparat juga menyita sepeda motor yang digunakan oleh pelaku saat beraksi. Kemudian, handphone Realme 8, serta pakaian yang dikenakan pelaku pada saat melakukan kejahatan.

“RPN diketahui sudah tiga kali melakukan aksinya di wilayah Sentani, namun kami baru menerima satu laporan polisi,” kata Aryya.

Saat ini, polisi telah mengamankan iPhone XR dan iPhone 8+, sepeda motor, serta pakaian pelaku sebagai barang bukti. Sementara itu, uang hasil kejahatan sebesar Rp 102 ribu  sudah digunakan pelaku untuk keperluan pribadi.

“RPN dijerat dengan Pasal 365 Ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, yang dapat dikenakan hukuman penjara maksimal 9 tahun,” pungkasnya. *** (Achmad Syaiful)

Artikel ini telah dibaca 164 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pencarian Korban Ledakan Bom di Biak Diperluas  

3 June 2026 - 18:35 WIT

Saat Polwan Kembalikan Senyum Anak-anak Pascaledakan Bom di Biak

3 June 2026 - 18:18 WIT

Korban Jiwa Ledakan Bom di Biak Bertambah

2 June 2026 - 19:47 WIT

Polisi Temukan Granat Nanas di Lokasi Ledakan Bom Biak

2 June 2026 - 19:29 WIT

Ledakan Bom di Biak juga Melukai 19 Orang

1 June 2026 - 21:10 WIT

Penampakan Rumah Warga yang Hancur Akibat Ledakan Bom di Biak

31 May 2026 - 21:25 WIT

Trending di PERISTIWA