Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 25 Nov 2025 08:30 WIT

Waspada, Cuaca Ekstrem Melanda Kepulauan Yapen 


					Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: Net Perbesar

Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: Net

KABARPAPUA.CO, Serui– Basarnas dan BMKG Kepulauan Yapen meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem berupa hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi yang melanda wilayah Kepulauan Yapen dalam beberapa pekan terakhir. Masyarakat, khususnya nelayan dan warga pesisir, diimbau meningkatkan kewaspadaan dan selalu memperhatikan informasi cuaca terbaru.

Kepala Pos Pencarian dan Penyelamatan Basarnas Kabupaten Kepulauan Yapen, Tommy Lewerissa menyampaikan, telah menyiapkan personel dan armada untuk menghadapi potensi kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa minggu terakhir.

Tommy menyebutkan dalam kondisi darurat, proses pencarian dan penyelamatan akan mendapat dukungan dari Kantor Basarnas Biak untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Kepala Pos Pencarian dan Penyelamatan Basarnas Kabupaten Kepulauan Yapen, Tommy Lewerissa. Foto: ist

“Sejak awal bulan, telah terjadi tiga kecelakaan laut di perairan Kepulauan Yapen,” ujarnya saat ditemui di Kantor Pos SAR Serui, Senin 24 November 2025.

Ia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar. Warga yang tetap melaut diminta menyiapkan perlengkapan keselamatan untuk mengurangi risiko kejadian yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Kepala Kantor BMKG Kepulauan Yapen, Herald Betah menjelaskan cuaca ekstrem yang terjadi disebabkan oleh sirkulasi plasma udara dan pusat tekanan rendah di Samudera Pasifik sehingga meningkatkan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di wilayah Kepulauan Yapen.

Kepala Kantor BMKG Kepulauan Yapen, Herald Betah. Foto: ist

Berdasarkan peringatan dini BMKG, wilayah yang berpotensi terdampak paling besar meliputi Distrik Raimbawi, Yapen Timur, Teluk Ampimoi, Kosiwo, hingga Yapen Barat. Kawasan pesisir disebut menjadi zona paling rawan terhadap risiko angin kencang dan gelombang tinggi.

Herald mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, dan pengguna transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan serta rutin memperbarui informasi melalui BMKG. Ia juga mengingatkan dampak potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 174 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Kepulauan Yapen Perkuat Tata Kelola Alat Kontrasepsi dan Mutu Pelayanan KB

29 October 2026 - 10:24 WIT

Wabup Kepulauan Yapen Buka Aksi Konvergensi 5 Percepatan Penurunan Stunting 2026

28 October 2026 - 21:23 WIT

Reses di Kepulauan Yapen, Tonny Tesar Dorong Pembangunan Gereja dan Jalan

27 October 2026 - 20:51 WIT

Kontingen Pesparani Katolik Kepulauan Yapen Tiba di Biak Numfor Siap Tampil Maksimal

27 October 2026 - 11:34 WIT

Ribuan Warga Serui Ramaikan Acara Kosong Tujuh Fun Run 2026 dan Hiburan Rakyat

19 October 2026 - 12:42 WIT

Ikatan Alumni SMAN 1 Serui 2007 Sukses Gelar Fun Run Rangkaian Dua Dekade

19 October 2026 - 11:35 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN