Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 4 Oct 2024 17:02 WIT

Tumpukan Sampah di TPA Pisugi Jayawijaya Menumpuk


					Pelaksana Tugas Sekda Jayawijaya, Pilatus Lagowan saat meninjau TPA Distrik Pisugi, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi) Perbesar

Pelaksana Tugas Sekda Jayawijaya, Pilatus Lagowan saat meninjau TPA Distrik Pisugi, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi)

KABARPAPUA.CO, Wamena- Volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Distrik Pisugi, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan sudah over kapasitas. Hal ini disebabkan makin bertambahnya penduduk di Kota Wamena. 

Seorang petugas di TPA setempat, Wilson Hubi menjelaskan peningkatan volume sampah semakin hari semakin meningkat dan diharapkan ada perhatian dari pemerintah.

“Sampah di TPA bisa menumpuk berhari-hari karena akses jalan masuk di lokasi sampah kurang memadai sehingga pembuangan sampah tidak pada zona-masing-masing.”

“Kami berharap ada perhatian pemerintah kabupaten maupun provinsi untuk mengatasi jalan masuk di TPA, sehingga akses pembuangan sampah bisa dilalui dengan baik dan bisa  di buang secara teratur oleh truk sampah maupun warga,” sambungnya.

Menurutnya pembuangan sampah yang tidak teratur saat ini berdampak pada keresahan warga maupun pengguna jalan karena banyaknya tumpukan sampah yang mengeluarkan bau tak sedap.

Pelaksana Tugas Sekda Jayawijaya, Pilatus Lagowan yang sudah mendapatkan laporan dari warga setempat langsung meninjau lokasi TPA dan didapati kondisi jalan di dalam area TPA sering berlumpur saat turun hujan sehingga armada kebersihan sering terjebak di lokasi TPA saat mengangkut sampah, hal ini menyulitkan petugas untuk masuk ke area TPA.

“Akses jalan ke lokasi TPA hanya ditimbun tanah dan sampah, mengakibatkan truk-truk terjebak lumpur dan rusak bahkan menghalangi jalan masuk. Beberapa truk sampah terpaksa harus membuang sampahnya di pinggir jalan utama yang menghubungkan beberapa distrik,” jelasnya.

Ke depan, pemerintah akan menggerakkan alat berat untuk memindahkan sampah menggunung yang ditampung di pinggir jalan utama agar tidak mengganggu warga sekitar. *** (Stefanus Tarsi)

Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Konflik Dua Kelompok Menemui Titik Terang Menuju Perdamaian

21 January 2026 - 13:56 WIT

Dukung Publikasi Liga 4, Diskominfo Jayawijaya Terima Audiensi PSSI Papua Pegunungan

20 January 2026 - 13:27 WIT

Wamena Menuju Smart City: Lobi Strategis Bupati Jayawijaya Membuahkan Hasil Nyata

16 January 2026 - 12:26 WIT

Wapres Gibran Borong Hasil Bumi di Pasar Putikelek dan Pastikan Gizi MBG di Wamena

14 January 2026 - 22:21 WIT

Momen Wapres Gibran Menang Main Bola di Wamena hingga Menyesap Nikmatnya Kopi Lokal

13 January 2026 - 23:28 WIT

Perdana ke Wamena, Wapres Gibran Dijadwalkan Menginap Satu Malam

13 January 2026 - 15:31 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA