Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 13 Jul 2026 10:11 WIT

Transaksi Digital UMKM Menumbuhkan Ekonomi Papua


					BRI Hadirkan Promo Spesial MDR 0 Persen untuk Merchant BRI!
Perbesar

BRI Hadirkan Promo Spesial MDR 0 Persen untuk Merchant BRI!

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Digitalisasi pembayaran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), transaksi nontunai (cashless), dan pertumbuhan ekonomi Papua menjadi satu kesatuan mata rantai modern dan saling menguatkan.

Dampak paling signifikan dirasakan pelaku UMKM adalah, lahirnya transparansi keuangan karena adanya rekam jejak digital yang rapi dan terukur.

Selain itu, cashless memberikan rasa aman dan kenyamanan ekstra bagi konsumen. Platform seperti QRIS dan dompet digital terbukti membuka pintu peluang baru bagi para pelaku usaha lokal.

“Transaksi digital seperti QRIS membuat sa (saya) bisa mendapatkan kredit pinjaman dari bank. Secara otomatis, uang yang masuk dari QRIS langsung tersimpan dan tercatat di rekening bank,” kata Angel, seorang pelaku UMKM muda yang mengelola kedai kopi di Kota Jayapura.

Catatan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua, kredit UMKM pada triwulan I 2026 tumbuh sebesar 0,91 persen year on year (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar -0,99% (yoy).

Transparansi keuangan lewat QRIS menjadi modal berharga bagi UMKM di Papua membangun credit profile (rekam jejak kredit) yang baik di mata perbankan. Hal ini mempermudah mereka mengakses bantuan permodalan untuk memperluas skala usaha.

Selain otomatis tercatat di rekening hingga kemudahan dimonitor, penggunaan QRIS juga efektif mengantisipasi risiko pencurian dan peredaran uang palsu. Lebih dari itu, ekosistem digital membuat perputaran uang di Papua menjadi lebih cepat dan merata.

“Uang yang masuk di bank bisa langsung diputar kembali untuk membeli bahan baku, kebutuhan pokok dan kebutuhan operasional lainnya,” kata Angel menambahkan.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip saat melihat pameran dari para pelaku UMKM yang digelar di halaman Kantor Bupati Jayawijaya. (KabarPapua.co/Agris Wistrijaya)

Pembayaran Digital Meningkat

Data KPw BI Provinsi Papua menjelaskan jumlah total pengguna QRIS di Papua dan daerah otonomi baru (DOB) hingga Mei 2026, mencapai lebih dari 3,8 juta dengan nilai transaksi melebihi Rp502.415 juta. 

Jumlah total pengguna mengalami pertumbuhan pada triwulan I 2026 sebesar 6,18 persen (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 4,06 persen (yoy).

Daerah yang menempati urutan pertama penggunaan QRIS terbesar, Kota Jayapura dengan jumlah merchant QRIS sebanyak 141.199 unit usaha (52,06 persen), disusul Kabupaten Mimika sebanyak 27.354 unit usaha (10,08 persen), Kabupaten Merauke sebanyak 25.862 unit usaha (9,53 persen) dan Kabupaten Nabire sebanyak 19.402 unit usaha (7,15 persen). 

Kepala KPw BI Provinsi Papua Warsono menyampaikan, digitalisasi sistem pembayaran menjadi langkah penting dalam memperluas inklusi keuangan di Papua, sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha lokal.

“Angka penggunaan QRIS di Papua menunjukan tren positif digitalisasi sistem pembayaran, sekaligus meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transaksi nontunai,” kata Warsono, belum lama ini di Jayapura.

Pemukulan tifa bersama dalam pembukaan Fescend ke-3 Tahun 2026 pada 8-21 Juni 2026 di Kota Jayapura, Papua. (Foto dok: BI Papua)

Pertumbuhan Ekonomi Papua

KPw Bank Indonesia Provinsi Papua juga melakukan sosialisasi pembayaran nontunai ke berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, lembaga keagamaan, institusi, dan masyarakat umum, guna mendukung penggunaan transaksi digital dalam melakukan transaksi ekonomi sehari-hari.

Gebrakan mendukung pertumbuhan ekonomi di Papua yang melibatkan UMKM, KPw BI Provinsi Papua menggelar Festival Cenderawasih (Fescend) ke-3 Tahun 2026 pada 8-21 Juni 2026. Fescend ini mengusung tema “Sinergi dan Transformasi Digital dalam Penguatan Ekonomi Papua yang Inklusif dan Berkelanjutan” 

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi UKM dan Transmigrasi Provinsi Papua, Jimmy A. Y. Thesia menyampaikan, Fescend menjadi bagian dari sinergi dan transformasi digital mendukung penguatan ekonomi Papua yang inklusif, berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal.

“Fescend bukan lagi sekadar perayaan seni dan budaya, melainkan telah menjelma menjadi motor penggerak inovasi, pameran produk unggulan, dan episentrum kolaborasi ekonomi kreatif di tanah Papua,” ujarnya.

Rangkaian Fescend ke-3 Tahun 2026 mencakup berbagai kegiatan penguatan kapasitas dan pemberdayaan ekonomi, antara lain pelatihan UMKM, sertifikasi, business matching pembiayaan UMKM, talkshow, edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha. Juga berbagai perlombaan untuk meningkatkan partisipasi dan literasi masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan digital.

Pembaruan dari Fescend tahun ini, adanya peluncuran Fescend Fair Mart terintegrasi, menghadirkan berbagai produk UMKM dikelola masyarakat asli Papua, yang telah terkurasi hasil sinergi Bank Indonesia bersama pemerintah daerah.

“Kehadiran wadah ini diharapkan dapat memperluas akses pemasaran, memperkuat ekosistem ekonomi digital, serta meningkatkan daya saing UMKM Papua secara inklusif dan berkelanjutan,” kata Jimmy menambahkan. ***(Syamsuddin Levi)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pertamina Jaga Keandalan Pendistribusian BBM di Wilayah Papua Maluku

10 July 2026 - 15:35 WIT

BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak di 131 Lokasi, Nikmati Promo Kredit Kendaraan dengan Suku Bunga 1,80%

9 July 2026 - 17:31 WIT

4 Strategi PLN IP UBP Holtekamp Jaga Keandalan Listrik Jayapura

7 July 2026 - 14:14 WIT

Sensasi “Sunset Tea” dan Liburan Hangat Bersama Keluarga di Horison Ultima Entrop Papua

7 July 2026 - 13:54 WIT

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah

6 July 2026 - 10:23 WIT

CIMB Niaga Perkuat Peran OCTO Dampingi Keluarga Indonesia

4 July 2026 - 23:36 WIT

Trending di BISNIS