Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 28 Dec 2025 10:09 WIT

Tim Satgas Pertamina Terus Jaga Ketersediaan Energi dan Layanan di Masa Nataru di Papua 


					Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso dan EGM Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo saat memberikan keterangan pers ke wartawan. (KabarPapua.co/Cunding Levi) Perbesar

Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso dan EGM Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo saat memberikan keterangan pers ke wartawan. (KabarPapua.co/Cunding Levi)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Tim Satgas Pertamina akan terus berkomitmen menjaga ketersediaan energi dan layanan sepanjang masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) di seluruh wilayah di Indonesia, termasuk di Papua. 

Hal itu disampaikan Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso dalam siaran persnya ke media di Kota Jayapura, Papua, pada Minggu, 28 Desember 2025.

Menurut Alimuddin, sebelumnya dirinya bersama Ketua Tim Posko Satgas Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nataru 2025-2026 yang sekaligus Komite BPH Migas Erika Retnowati dan Tenaga Ahli Menteri ESDM Mulyono melakukan monitoring lapangan terkait kehandalan suplai dan ketersediaan energi di Jayapura, pada Sabtu, 27 Desember 2025.

Di Papua sendiri, kata Alimuddin, layanan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Avtur mengalami peningkatannya cukup tinggi dibandingkan wilayah lain di Indonesia, antisipasi hal tersebut, stok terus dijaga dalam kondisi aman dalam rentang ketahanannya 10 – 12 hari.

“Stok terus disuplai berkala, sebagai komitmen kami menjaga ketersediaan energi selama Nataru termasuk untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi masyarakat,” jelasnya. 

Ketua Tim Posko Satgas Nasional Sektor ESDM Nataru 2025-2026 Erika Retnowati didampingi Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso melakukan monitoring lapangan. (Foto dok: Pertamina Papua)

Selain itu, kata Alimuddin, energi yang disalurkan Pertamina ini juga memberikan nilai tambah karena digunakan untuk mobilitas masyarakat dan juga mendukung kegiatan  produksi untuk pertumbuhan ekonomi. 

Selain ketersediaan, Alimuddin mengatakan prioritas Pertamina Patra Niaga adalah memastikan produk yang disampaikan kepada masyarakat ini tepat kualitas dan tepat volum takarannya, ini menjadi bentuk jaminan layanan pihaknya.

“Karenanya dalam kegiatan pengecekan dalam rangka Nataru ini, Pertamina Patra Niaga turut menggandeng Lemigas sebagai Balai Besar Pengujian pemerintah ceki KESDM untuk melakukan uji kualitas dan kuantitas BBM di SPBU secara langsung,” terangnya. 

“Tadi dilakukan pengukuran langsung dan hasilnya sesuai dengan standar parameter yang berlaku  dari segi kualitas dan takaran, memenuhi syarat. Peralatan tera di SPBU juga secara berkala disertifikasi atau tera ulang untuk menjaga akurasinya,” kata Alimuddin menambahkan.

Pertamina Patra Niaga, kata Alimuddin, berkomitmen terus menjaga kualitas dan kuantitas diseluruh wilayah Republik Indonesia termasuk di Papua. “Jadi masyarakat tidak perlu ragu menikmati layanan produk-produk yang dijual di SPBU,” tutupnya.

Ketua Tim Posko Satgas Nasional Sektor ESDM Nataru 2025-2026 Erika Retnowati didampingi Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso bersama para petugas lapangan. (Dok: Pertamina Papua)

Hasil Monitoring Kehandalan Suplai dan Ketersediaan Energi

Monitoring lapangan yang dilakukan Tim Posko Satgas Nasional Sektor ESDM Nataru 2025-2026 ini dilakukan ke beberapa titik, diantaranya di SPBU Satu Harga Skouw dekat perbatasan Papua Nugini, SPBU Nelayan di Hamadi, dan SPBU Reguler Entrop. 

“Juga kehandalan operasional Integrated Terminal Jayapura dalam rangka memastikan jaminan layanan selama masa libur Nataru,” kata Ketua Tim Posko Satgas Nasional Sektor ESDM Nataru 2025-2026 yang sekaligus Komite BPH Migas Erika Retnowati.

SPBU Satu Harga ini, kata Erikan, sangat bermanfaat, sebab jarak terdekatnya sekitar 20 KM dari SPBU reguler terdekat. Jadi masyarakat sangat terbantu lebih mudah mendapatkan BBM. 

“Saat di SPBU Nelayan juga kami sempat berdialog dengan nelayan, dengan adanya SPBUN ini nelayan terbantu bisa membeli BBM dengan harga yang murah Pertalite 10 ribu dan Solar 6.800,” terangnya.

Selain itu, kata Erika, SPBU Entrop juga stok aman meski satu hari omsetnya sekitar 40 kilo liter (KL), terakhir IT Jayapura stok aman karena sudah dibuilt up stok sekitar 15 hari.

“Untuk ukuran terminal BBM sangat tinggi sebagai antisipasi storage di Indonesia timur. Bisa disimpulkan ketersediaan energi di Jayapura aman hingga tahun baru,” katanya.

Ketua Tim Posko Satgas Nasional Sektor ESDM Nataru 2025-2026 Erika Retnowati didampingi Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso bersama para petugas lapangan. (Dok: Pertamina Papua)

Meski aman, Erika berharap kedepannya Pertamina Patra Niaga untuk terus memperhatikan kapasitas tanki timbun dan infrastruktur di Indonesia Timur baik untuk BBM dan Avtur yang demand-nya terus meningkat. 

“Kapasitas storage yang lebih besar juga bisa mengantisipasi kondisi geografis yang kepulauan di Maluku serta pegunungan di Papua, dan cuaca di Indonesia Timur yang seringkali berubah-ubah,” terangnya.

 Menurut Erika, dengan kapasitas tanki besar harapannya dapat meningkatkan ketahanan energi, menjaga layanan, sekaligus menghemat biaya distribusi. Ini juga selaras dengan antisipasi dimana di wilayah Indonesia Timur yang kepulauan.

“Sehingga proses distribusi membutuhkan waktu dan perencaan yang baik, belum lagi dipengaruhi dengan cuaca. Tapi alhamdulillah, kemarin diperkirakan sikon tropis di Papua namun tidak mengganggu distribusi BBM di Papua,” jelas Erika.

Pada akhir kunjungannya, Erika menyampaikan apresiasinya kepada Pertamina Patra Niaga atas persiapan operasional dan layanan yang diberikan bagi masyarakat pada saat orang merayakan Natal dan berlibur di Papua yang memang menjadi salah satu konsentrasi wilayah perayaan Natal di Indonesia.

“Dari Posko Nasional ESDM, kami apresiasi Pertamina Patra Niaga yang sudah bersiaga baik, menyiapkan baik layanan bagi masyarakat untuk kebutuhan selama Nataru ini. Semoga layanan yang sudah baik ini terus dijaga, bukan hanya masa Satgas Nataru ini saja,” kata Erika. ***(Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT PLN IP UBP Holtekamp Laksanakan Apel Bulan K3 Nasional 2026

21 January 2026 - 23:16 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

PELNI Nabire Antisipasi Super Flu di Jalur Laut

19 January 2026 - 22:47 WIT

Program MBG Tingkatkan Ekonomi Peternak Ayam Lokal di Kepulauan Yapen

19 January 2026 - 20:21 WIT

Cafe Repot, Ruang Kreatif Anak Muda Yapen Berkonsep Kolaborasi Lokal

18 January 2026 - 19:08 WIT

Pelni Serui Layani 6.770 Penumpang Selama Mudik Nataru 2025-2026

15 January 2026 - 21:06 WIT

Trending di BISNIS