Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 2 Mar 2026 22:24 WIT

Tangan Pengharapan Jawab Kekurangan Guru di SD YPK Immanuel Ambai


					Para siswa dan guru SD YPK Immanuel Ambai, Kabupaten Kepulauan Yapen sat berfoto bersama. Foto: ist Perbesar

Para siswa dan guru SD YPK Immanuel Ambai, Kabupaten Kepulauan Yapen sat berfoto bersama. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Serui– Yayasan Tangan Pengharapan menghadirkan 2 orang guru untuk mengisi kekurangan guru di SD YPK Immanuel Ambai, Kabupaten Kepulauan Yapen. Kehadiran 2 guru bantuan ini menjawab keterbatasan guru di sekolah selama 5 tahun terakhir.

Saat itu tercatat murid SD YPK Immanuel Ambai berjumlah 93 siswa yang dibimbing oleh 3 tenaga pendidik, terdiri dari satu guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan dua guru honorer. Adapun 2 orang guru yang akan tinggal dan mengajar di Kampung Ambai yakni Jerlin Dewana dan Jeane Marlessy.

Kepala SD YPK Immanuel Ambai, Linus Yowei berterima kasih atas kehadiran para guru dari Yayasan Tangan Pengharapan. “Selama lima tahun terakhir, proses belajar mengajar hanya ditangani dua guru honorer dan satu kepala sekolah,” katanya.

Linus berharap masyarakat dapat menjaga dan mendukung para guru agar merasa aman dan nyaman selama bertugas di Kampung Ambai.

Koordinator Guru Tangan Pengharapan Wilayah Yapen, Jeane Marlessy menjelaskan Yayasan Tangan Pengharapan merupakan lembaga non-profit yang bergerak di bidang pendidikan, keagamaan, dan kemanusiaan tanpa mencari keuntungan.

Yayasan yang didirikan oleh Yoanes Kristianus dan Henny Kristianus pada 2007 dan hadir untuk menjawab kebutuhan pendidikan di daerah pedalaman Indonesia, terutama dalam penguatan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung.

Ia menambahkan, tujuan kehadiran Tangan Pengharapan di SD YPK Immanuel Ambai karena minimnya tenaga pengajar, agar anak-anak tidak lagi tertinggal dalam proses belajar yang semestinya mereka terima.

Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Yapen, Marinus Manufandu berharap masyarakat dapat menerima dan menjaga para guru yang datang.

“Kami bersyukur teman-teman Tangan Pengharapan dapat membantu mengatasi kekurangan guru di sekolah ini. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar mereka dapat mengajar dengan aman dan nyaman,” katanya.

Anggota DPRK Kepulauan Yapen, Rian Hendrik yang ikut mengantar 2 orangguru menjelaskan Yayasan Tangan Pengharapan merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang dipercayakan kepadanya sebagai wakil rakyat di Komisi C yang membidangi pendidikan.

Ia menyebut, upaya menghadirkan guru relawan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawabnya dalam memperjuangkan kebutuhan pendidikan masyarakat. Rian juga menegaskan bahwa Yayasan Tangan Pengharapan hadir secara murni sukarela dan tidak dibiayai oleh pemerintah daerah.

“Yayasan ini hadir tanpa pembiayaan dari pemerintah, seluruhnya didukung oleh yayasan. Karena itu saya meminta dukungan seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu para guru demi peningkatan mutu pendidikan di Kepulauan Yapen,” ujarnya.

Ia berharap ke depan program serupa dapat diperluas ke distrik-distrik lain di wilayah Kepulauan Yapen yang masih mengalami kekurangan tenaga pendidik. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Kepulauan Yapen Resmi Canangkan Rangkaian Peringatan HUT Ke-81 RI

27 July 2026 - 19:54 WIT

Musda VI KKSS Kepulauan Yapen Digelar, Siapkan Kepengurusan Baru

26 July 2026 - 18:07 WIT

Cegah Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal, OJK Papua Edukasi ASN Kepulauan Yapen

24 July 2026 - 22:26 WIT

Rian Hendrik Ajak Generasi Muda Kembangkan Seni Budaya Bernilai Ekonomi

24 July 2026 - 22:02 WIT

Pemkab Kepulauan Yapen Pastikan Revisi RTRW Berbasis Pembangunan Berkelanjutan

24 July 2026 - 10:02 WIT

UPP Serui Gelar Padat Karya 2026, Wujudkan Pelabuhan Bersih dan Produktif

24 July 2026 - 09:42 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN