Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 13 Feb 2024 17:11 WIT

Sukseskan Pemilu di Bumi Cenderawasih, PLN Cadangan Daya 181 MW


					Pengecekan APD seluruh personel yang bersiaga saat apel siaga kelistrikan Pemilu 2024. (Foto: PLN UIWP2B) Perbesar

Pengecekan APD seluruh personel yang bersiaga saat apel siaga kelistrikan Pemilu 2024. (Foto: PLN UIWP2B)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Dalam rangka menjaga keandalan listrik saat Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Tanah Papua, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat menyiagakan 1.244 personel yang terdiri dari 419 pegawai dan 825 tenaga alih daya secara tersebar. 

Sebanyak 3 tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) disiapkan sebagai upaya mengamankan dan mengantisipasi adanya gangguan kelistrikan yang tidak dapat terhindarkan. 

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Budiono menyampaikan PLN juga menetapkan masa siaga Pemilu yang dimulai sejak 11-18 Februari 2024. Langkah ini dilakukan agar pesta demokrasi rutin yang digelar setiap lima tahun sekali tersebut bisa berjalan sukses. 

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Budiono (memegang microfon) memimpin apel siaga kelistrikan Pemilu 2024 di Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan  Kaimana di Papua Barat. (Foto: PLN UIWP2B)

“Kami berkomitmen untuk mendukung kelancaran Pemilu 2024. Kurang lebih sebanyak 80 lokasi yang tersebar pada keenam provinsi di Tanah Papua menjadi prioritas pengamanan kami yang sebagian besar merupakan Kantor KPU, Kantor Bawaslu hingga tempat pemungutan suara. Kami berharap masyarakat dapat memilih dengan tenang dan nyaman,” ungkap Budiono. 

Melalui gelaran apel siaga kelistrikan Pemilu 2024 yang dilakukan secara nasional pada Senin 12 Februari 2024, seluruh kondisi perlengkapan pengamanan kelistrikan dipastikan aman dan prima oleh jajaran manajemen PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk mitigasi adanya ancaman bahaya listrik yang bisa membahayakan personel saat bertugas. 

“Saat pengamanan keandalan kelistrikan, petugas yang siaga juga kami lengkapi dengan 36 unit gardu bergerak (UGB), 23 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 98 mobile genset, 9 Unit Kabel Bergerak (UKB), 35 Crane 61 unit mobil pelayanan dan 31 unit motor layanan cepat  di seluruh tanah Papua. Hal ini dilakukan agar pelayanan maksimal dapat dirasakan masyarakat,” ujar Budiono.

PLN memproyeksikan sistem kelistrikan di seluruh Papua dalam kondisi aman pada hari H Pemilu tanggal 14 Februari 2024 dengan Beban Puncak mencapai 452 megawatt (MW) dan Daya Mampu Pasok sebesar 633 MW. Kondisi tersebut memberikan cadangan daya sekitar 181 MW yang dirasa sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan daya. *** (Rilis)  

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

KRIS Belum Diterapkan di Papua, BPJS Kesehatan Genjot Inovasi di Daerah 3T

21 May 2024 - 21:33 WIT

Dewan Adat Saireri Suarakan Pilkada Damai di Papua

21 May 2024 - 16:00 WIT

Ondoafi Sentani Dukung Paulus Waterpauw Jadi Gubernur Papua

20 May 2024 - 22:36 WIT

Majelis Rakyat Papua Gandeng Perbankan Bangun Ekonomi OAP yang Lebih Baik

18 May 2024 - 21:21 WIT

Disindir Hanya Peramai Bursa Pilkada Jayapura, Orgenes Kaway Beri Jawaban Menohok

16 May 2024 - 22:59 WIT

6 Parpol Buka-bukaan Soal Sosok Paulus Waterpauw: Beda dari yang Lain

16 May 2024 - 18:39 WIT

Trending di POLITIK