KABARPAPUA.CO, Deiyai– PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat berhasil menghadirkan listrik 24 jam penuh bagi 1.560 masyarakat 12 Kampung di Kabupaten Deiyai, Papua Tengah.
Hal ini menjadi salah satu bentuk hadirnya negara melalui PLN dalam memastikan listrik berkeadilan untuk masyarakat Kampung Ayate, Kampung Digibagata, Kampung Widuwakiya, Kampung Wagomani, dan Kampung Epanai pada Distrik Tigi Timur serta Kampung Ipoke, Kampung Dagokebo, Kampung Kokbaya, Kampung Dakebo, Kampung Waitakota, Kampung Wagumoma dan Kampung Edagotadi pada Distrik Tigi Barat.
Wakil Bupati Deiyai, Ayub Pigome, menyampaikan rasa senangnya atas pembangunan di Kabupaten Deiyai yang semakin berkembang khususnya pada sistem kelistrikan. Sistem perekonomian akan bertumbuh dan kesejahteraan masyarakat akan sedikit demi sedikit membaik.
“Kami bangga karena kini penerangan sudah berjalan. Ke depan, kami akan terus mengawal pembangunan agar seluruh kampung dapat menikmati listrik. Pada prinsipnya pemerintah akan terus berkomitmen untuk mendukung serta membantu pembangunan kelistrikan di Deiyai,” ungkap Ayub Pigome.

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat berhasil menghadirkan listrik 24 jam penuh bagi 1.560 masyarakat 12 Kampung di Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. Foto: PLN Papua
Sementara itu, salah satu warga yang merupakan Kepala Suku Debei, Yulius Pigome mengapresiasi langkah PLN dan Pemerintah Kabupaten Deiyai dalam menghadirkan listrik di wilayahnya. Dirinya bersyukur karena adanya listrik membuat aktivitas dapat dilakukan lebih mudah.
Masyarakat merasa bersyukur karena kebutuhan listrik yang saat ini menjadi kebutuhan penting diperhatikan begitu seksama oleh Pemerintah tentunya dengan kinerja PLN yang sangat baik.
“Anak-anak tidak lagi kesulitan belajar dan aktivitas juga semakin leluasa karena listrik hadir seharian penuh. Terima kasih kepada semua pihak yang berperan kami akan menjaga daerah ini tetap aman dan pembangunan lainnya bisa terus berjalan sehingga daerah kita ini menjadi semakin berkembang,”ujar Yulius.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Rizky Mochamad menjelaskan bahwa listrik yang saat ini menjadi kebutuhan dasar bagi seluruh masyarakat. Dengan membangun jaringan tegangan menengah (JTM ) sepanjang 16,95 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 19,86 kms dan 9 unit gardu yang memiliki total kapasitas 600 kVA kebutuhan listrik ribuan masyarakat tersebut bisa terpenuhi.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak karena hadirnya listrik pada 12 kampung tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai stakeholder dan pemangku kepentingan yang membantu proses pembangunan. Kelistrikan 24 jam penuh dari PLN ini diharapkan dapat menunjang seluruh aktivitas masyarakat di berbagai lini,”papar Rizky. *** (Siaran pers)