Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PUNCAK · 13 Feb 2026 22:53 WIT

Sinergi Dekranasda Puncak, Angkat Potensi Kerajinan Tersembunyi


					Sinergi Dekranasda Puncak, Angkat Potensi Kerajinan Tersembunyi Perbesar

KABARPAPUA.CO, Ilaga–  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Puncak mulai tancap gas. Di bawah kepemimpinan Ny. Sujatinah Tabuni, organisasi ini resmi memantapkan struktur kepengurusan dan program unggulan untuk mengangkat potensi kerajinan lokal ke level yang lebih tinggi.

Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Aula BPKAD Puncak, Jumat 13 Februari 2026, Ny. Sujatinah menyampaikan Dekranasda bukan sekadar organisasi, melainkan benteng pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan di Puncak.

“Kita ingin memastikan persiapan pameran Dekranasda Kabupaten Puncak berjalan matang. Setiap bidang harus bersinergi dan bekerja secara terukur,” ujar Ny. Sujatinah Tabuni yang juga menjabat Ketua TP-PKK Kabupaten Puncak.

Suntikan Dana Segar

Dalam pertemuan tersebut,  Kepala Dinas Pariwisata Puncak, Yacub Magai resmi ditetapkan sebagai Ketua Harian, didampingi Fince Manggo sebagai Sekretaris.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Ny. Sujatinah menyerahkan dana hibah awal sebesar Rp100 juta untuk operasional Dekranasda. 

Tak hanya itu, bantuan juga disalurkan untuk sektor sosial lainnya seperti Posyandu, PAUD, dan Sekolah PAR.

Dekranasda Puncak telah memetakan kekuatan melalui empat bidang utama untuk mendorong perajin lokal yakni:

  1. Pengembangan produk dan desain: Inovasi kualitas kerajinan daerah.

    2. Pemasaran dan Promosi: Memperluas akses pasar dan daya saing.

    3. Pendidikan dan Pelatihan: Peningkatan keterampilan para perajin.

    4. Humas dan Kerja Sama: Membangun kemitraan dan publikasi luas.

    Ketua Harian Dekranasda, Yacub Magai, mengingatkan para anggota bahwa Kabupaten Puncak memiliki kekayaan budaya yang sangat khas namun masih banyak yang tersembunyi.

    Beberapa produk lokal yang akan menjadi fokus pengembangan dan promosi meliputi Noken, sebagai tas tradisional khas Papua, lalu koteka sebagai busana adat yang ikonik dan kuliner lokal meliputi keripik Keladi dan kerajinan tangan lainnya.

    “Budaya kita di sini sangat khas. Kita harus gali potensi ini bersama agar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Puncak,” tegas Yacub. *** (Diskominfo Puncak) 

    Artikel ini telah dibaca 30 kali

    badge-check

    Penulis Berita

    Baca Lainnya

    Abadikan Sejarah Iman di Eromaga, Bupati Puncak: Tugu Injil Pengingat untuk Generasi Muda

    8 March 2026 - 21:50 WIT

    Respons Cepat Wabup Puncak, Pastikan Pengungsi di Bina Tak Kelaparan

    5 March 2026 - 21:44 WIT

    Niniki Lambunik Eruwok: Wajah Baru Kemandirian Keluarga di Kabupaten Puncak

    5 March 2026 - 10:50 WIT

    Bupati Elvis Tabuni Minta 314 PNS Baru Jadi Solusi Bagi Warga Puncak

    20 February 2026 - 22:39 WIT

    Penghormatan Terakhir untuk Anianus Murib, Sosok Tekun Kebanggaan Puncak

    9 February 2026 - 22:37 WIT

    Thomas Tabuni Raih Penghargaan The Best Legislatif Indonesia Golden Award 2026

    1 February 2026 - 00:46 WIT

    Trending di KABAR PUNCAK