KABARPAPUA.CO, Ilaga– Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Puncak mulai tancap gas. Di bawah kepemimpinan Ny. Sujatinah Tabuni, organisasi ini resmi memantapkan struktur kepengurusan dan program unggulan untuk mengangkat potensi kerajinan lokal ke level yang lebih tinggi.
Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Aula BPKAD Puncak, Jumat 13 Februari 2026, Ny. Sujatinah menyampaikan Dekranasda bukan sekadar organisasi, melainkan benteng pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan di Puncak.
“Kita ingin memastikan persiapan pameran Dekranasda Kabupaten Puncak berjalan matang. Setiap bidang harus bersinergi dan bekerja secara terukur,” ujar Ny. Sujatinah Tabuni yang juga menjabat Ketua TP-PKK Kabupaten Puncak.

Suntikan Dana Segar
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Puncak, Yacub Magai resmi ditetapkan sebagai Ketua Harian, didampingi Fince Manggo sebagai Sekretaris.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Ny. Sujatinah menyerahkan dana hibah awal sebesar Rp100 juta untuk operasional Dekranasda.
Tak hanya itu, bantuan juga disalurkan untuk sektor sosial lainnya seperti Posyandu, PAUD, dan Sekolah PAR.
Dekranasda Puncak telah memetakan kekuatan melalui empat bidang utama untuk mendorong perajin lokal yakni:
- Pengembangan produk dan desain: Inovasi kualitas kerajinan daerah.
2. Pemasaran dan Promosi: Memperluas akses pasar dan daya saing.
3. Pendidikan dan Pelatihan: Peningkatan keterampilan para perajin.
4. Humas dan Kerja Sama: Membangun kemitraan dan publikasi luas.
Ketua Harian Dekranasda, Yacub Magai, mengingatkan para anggota bahwa Kabupaten Puncak memiliki kekayaan budaya yang sangat khas namun masih banyak yang tersembunyi.
Beberapa produk lokal yang akan menjadi fokus pengembangan dan promosi meliputi Noken, sebagai tas tradisional khas Papua, lalu koteka sebagai busana adat yang ikonik dan kuliner lokal meliputi keripik Keladi dan kerajinan tangan lainnya.
“Budaya kita di sini sangat khas. Kita harus gali potensi ini bersama agar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Puncak,” tegas Yacub. *** (Diskominfo Puncak)


















