KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– PT Robongholo Nanwani terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan air minum di Jayapura.
Direktur Utama PT Robongholo Nanwani, Entis Sutisna saat bertemu dengan Gubernur Papua, Matius Fakhiri memaparkan rencana kelanjutan pembangunan sumber air Siborgonyi yang sempat tertunda.
Pembangunan sumber air Siborgonyi dikerjakan oleh Dinas PUPR Papua pada 2024. Pengerjaan proyek ini sempat terhenti akibat pemalangan oleh pemegang hak ulayat. Masyarakat adat setempat mengajukan tuntutan kompensasi sebesar Rp500 juta.
“Kami dan Pemkot Jayapura terus berkoordinasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kolaboratif melalui alokasi anggaran tahun 2026,” katanya.

Foto: Imelda/Kabarpapua.co
PT Robongholo Nanwani optimis pembangunan fisik dapat kembali dilakukan tahun depan. “Pak gubernur telah memberikan sinyal positif untuk mendukung koordinasi lanjutan dengan Dinas PUPR,” ujar Entis.
Sumber air Siborgonyi terletak di kawasan atas Kodam Cenderawasih. Sumber air ini bakal menjadi sumber air baru pertama dalam tiga dekade terakhir di Jayapura. Dengan debit awal mencapai 100 liter per detik. Sumber ini diharapkan mampu memperkuat suplai air bersih ke wilayah Jayapura Selatan, Abepura, Polimak, Tanah Hitam, Abepantai, hingga pesisir Tobati dan Enggros.
Sumber ini juga akan terintegrasi dengan reservoir Skyland berkapasitas 400 meter kubik yang telah dibangun oleh Pemerintah Provinsi Papua pada 2021.
Tak hanya Siborgonyi, PT Robongholo Nanwani juga melaporkan kemajuan pemanfaatan air baku dari Danau Sentani melalui proyek SPAM Nusantara. Proyek ini memiliki potensi pasokan air baku sebesar 200 liter per detik, cukup untuk melayani hingga 16.000 sambungan rumah.
Jika kedua sumber air ini beroperasi penuh, suplai dari instalasi Kojabu dapat difokuskan untuk memperbaiki durasi aliran air di Jayapura Utara, yang saat ini hanya mengalir tiga kali dalam sepekan.
Sebagai bagian dari penguatan infrastruktur, perusahaan juga menargetkan pembangunan dua reservoir tambahan dalam dua tahun ke depan: reservoir Skyland berkapasitas 2.000 meter kubik dan reservoir Taman Makam Pahlawan berkapasitas 1.000 meter kubik.
Dengan langkah-langkah strategis ini, PT Robongholo Nanwani berharap dapat menjawab tantangan distribusi air bersih di Jayapura dan sekitarnya, sekaligus memperkuat ketahanan air untuk masa depan Papua. *** (Imelda)
























