Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 15 Jan 2025 23:59 WIT

Santer Isu Pengungsian di Distrik Oksop Pegubin, Satgas Damai Cartenz: Tidak Benar


					Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo. (Polda Papua) Perbesar

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo. (Polda Papua)

KABARPAPUA.CO, Oksibil –  Satgas Operasi Damai Cartenz memastikan informasi yang beredar di media sosial tentang adanya pengungsian masyarakat di Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, adalah tidak benar.

Narasi tersebut diketahui menggunakan dokumentasi lama dan tidak mencerminkan situasi sebenarnya. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menyatakan bahwa kondisi wilayah di Distrik Oksop saat ini kondusif.

“Beberapa warga yang berpindah ke tempat yang lebih aman pada akhir November 2024 telah kembali ke Distrik Oksop dan beraktivitas seperti biasa sebelum Natal. Informasi yang beredar saat ini adalah berita hoaks yang sengaja disebarkan untuk memprovokasi,” kata Yusuf.

Yusuf mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita tidak benar yang beredar. Polri dan aparat keamanan terus berkomitmen menjaga situasi kondusif di Distrik Oksop.

Satgas Ops Damai Cartenz menduga penyebaran berita hoaks ulah oknum tertentu untuk menciptakan keresahan dan gangguan keamanan. Masyarakat diminta untuk selalu memverifikasi informasi melalui saluran resmi guna menghindari dampak dari berita palsu.

“Satgas Ops Damai Cartenz akan terus memberikan informasi yang benar dan menjaga keamanan masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang,” ujar Yusuf.

Sementara itu, Kepala Distrik Oksop, Yohanes Sasaka berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah maupun provinsi terkait distribusi bantuan.

“Kami mengapresiasi kepedulian aparat keamanan, tetapi kami juga membutuhkan dukungan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar,” ujar Yohanes. *** (Polda Papua)

Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Satgas Damai Cartenz Lumpuhkan 2 Anggota KKB di Dekai, 1 Tewas

13 October 2026 - 22:40 WIT

Kejati Papua Tetapkan Mantan Kadis PUPR Boven Digoel Tersangka Kasus Korupsi Rp10,64 Miliar

13 October 2026 - 14:13 WIT

Dari Pengabdian Menjadi Berkat, TMMD di Nabire Bangun Gereja untuk Umat

13 October 2026 - 13:42 WIT

Bupati Mesak Magai Resmi Buka TMMD Ke-130 Kodim 1705 Nabire

13 October 2026 - 11:34 WIT

Kapolres Nabire: “Tak Ada Warga Ditembak Bernama Alberth Pigome di Pasar Karang”

12 October 2026 - 19:21 WIT

Kapolres Nabire Bantah Isu Diskriminasi dan Intimidasi Pelajar Penolak MBG

12 October 2026 - 16:24 WIT

Trending di PERISTIWA