Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 14 Mar 2024 20:05 WIT

RSUD Wamena Tutup 13 Jam Imbas Pembunuhan Pasien di Ruang IGD


					Penjabat Bupati Jayawijaya, Sumule Tumbo melihat lokasi pembunuhan pasien di ruang IGD RSUD Wamena, Rabu 13 Maret 2024. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi) Perbesar

Penjabat Bupati Jayawijaya, Sumule Tumbo melihat lokasi pembunuhan pasien di ruang IGD RSUD Wamena, Rabu 13 Maret 2024. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi)

KABARPAPUA.CO, Wamena – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena tutup selama 13 jam imbas kasus pembunuhan pasien di ruang Instalansi Gawat Darurat (IGD) pada Rabu malam 13 Maret 2024.

Penutupan pelayanan di RSUD Wamena lantaran petugas medis mengalami trauma dengan peristiwa pembunuhan pasien. Polisi menyebut pembunuhan tersebut dilatarbelakangi balas dendam terhadap korban.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Heri Wibowo membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, pembunuhan ini adalah aksi balas dendam terhadap korban yang dirawat di RSUD Wamena.

“Insiden ini teradi sekitar pukul 06:30 WIT, sekelompok warga masuk ke ruang IGD RSUD Wamena mencari korban terkait kasus pembunuhan di Pasar Wouma kemarin,” kata Heri, Kamis 14 Maret 2024.

Heri menduga kasus ini berkaitan dengan kasus penganiayaan terhadap warga berinisial OW (32) di Kompleks Pasar Wouma pada Rabu 13 Maret 2024. Penganiayaan diduga dilakukan oleh warga berinisial SW.

“Pukul 11.37 WIT, kami memperoleh informasi bahwa terdapat korban di ruang jenazah RSUD Wamena yang diduga dilakukan oleh korban penganiayaan yang berada di ruang IGD RSUD Wamena,” jelasnya.

Direktur Utama RSDU Wamena, dr.Velly Sahureka menerangkan, para pelaku sempat menyisir ruangan sebelum membunuh pasien yang menjalani perawatan di ruang IGD.

Petugas Medis dan Pasien Alami Trauma

Suasana RSUD Wamena kosong imbas kasus pembunuhan pasien di ruang IGD pada Rabu 13 Maret 2024. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi)

Para pelaku juga menghancurkan fasilitas rumah sakit hingga membuat para pasien mengalami trauma hingga sebagian besar pasien minta pulang. Tak hanya itu, petugas medis juga mengalami trauma dari kejadian tersebut.

“Semua petugas dan pasien trauma dan ketakutan. Petugas dan pasien dapat ancam saat mereka masuk dengan senjata tajam. Ini trauma karena mereka sisir ke semua ruangan dan merusak fasilitas yang ada,” ungkapnya.

Velly berharap adanya jaminan keamanan bagi petugas medis RSUD Wamena agar bisa memberikan pelayanan kepada pasien. “Kita tahu pasien dalam kondisi sakit, mereka juga dalam psikis yang tidak stabil, sehingga mereka bisa dilayani di sini dengan perasaan aman,” ucapnya.

Sementara itu, Penjabat Bupati Jayawijaya, Sumule Tumbo merasa prihatin dengan kejadian tersebut. Dia berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali hingga berimbas pada pelayanan rumah sakit.

“Saya tegaskan kepada seluruh masyarakat  agar kejadian-kejadian yang tidak diinginkan ini tidak terulang lagi. Jadi kami mengimbau  seluruh masyarakat di Jayawijaya agar bersama-sama menjaga keamanan ketertiban,”  katanya.

Saat ini, Sumule memastikan pelayanan RSUD Wamena telah kembali normal pasca kejadian di IGD. “Kita wajib kita saling menjaga kemanan bersama, menjaga kemanan petugas kesehatan kita di RSUD Wamena maupun di puskemas sekitarnya,” pesannya. *** (Stefanus Tarsi)

Artikel ini telah dibaca 1,391 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Dijerat Pasal Makar, 4 Pionir Republik Melanesia Terancam Penjara 20 Tahun

18 April 2024 - 00:12 WIT

Imigrasi Jayapura Proses Hukum 8 WNA Papua Nugini Pelanggar Keimigrasian

17 April 2024 - 19:09 WIT

Pelamar Rekrutmen Polri di Kota Jayapura Capai 1.169 Orang

17 April 2024 - 17:46 WIT

2 Pemuda Mabuk Bobol Rumah di Kota Jayapura, Gondol Kulkas hingga Mesin Cuci

17 April 2024 - 16:15 WIT

Polisi Gerebek Penjual Miras Ilegal di Abepura, Ratusan Botol Siap Edar Disita

17 April 2024 - 15:44 WIT

Tukang Ojek di Paniai Berlumuran Darah Ditikam OTK

16 April 2024 - 22:26 WIT

Trending di PERISTIWA