Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 17 Aug 2024 23:35 WIT

Rife Kerebea, Tangan Kanan Egianus Kogoya Ternyata Anggota Bamuskam di Nduga, Ini Tugasnya


					Ilustrasi polisi melakukan penyisiran pasca penyerangan KKB di Kabupaten Yahukimo. (Polda Papua) Perbesar

Ilustrasi polisi melakukan penyisiran pasca penyerangan KKB di Kabupaten Yahukimo. (Polda Papua)

KABARPAPUA.CO, Timika – Tim Gabungan TNI-Polri dari Satgas Operasi Damai Cartenz-2024 berhasil menangkap anggota Kelompok Kriminal Bersenjata, Rife Kerebae alias Erik alias Trisna Telenggen.

Rife Kerebea merupakan orang kepercayaan pimpinan KKB Egianus Kogoya. Ia tercatat bekerja sebagai anggota Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) di Des Sagapu I Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga.

Identitas Rife Kerebea diungkap Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Bayu Suseno. Riefe juga tercatat tinggal di Jalan Baru Timika, Gudang Farmasi Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga.

“KKB Nduga Rife Kerebea Alias Erick Alias Trisna Telenggen juga mempunyai peran penting dalam kelompok KKB Kodap III Ndugama yang dipimpin Egianus Kogoya,” ungkap Bayu, Sabtu.

Menurut Bayu, Rife Kerebea bertugas memantau pergerakan aparat TNI-Polri di Kabupaten Nduga. Ia juga membantu mendistribusikan logistik ke markas dan pos-pos pantau KKB, serta sering memberikan saran kepada kelompok KKB.

Bayu mencatat Rife Kerebea terlibat dalam 4 aksi kejahatan. Pada 18 Juni 2022, Rife terlibat dalam pencurian senjata api anggota Brimob di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya. Rife berperan sebagai penghubung antara pelaku dan KKB Egianus Kogoya.

Lalu, pada 16 Juli 2022, Rife juga terlibat aksi pembunuhan di Kampung Nogolait, Kabupaten Nduga. Kemudian, pembunuhan masyarakat pendulang emas di Kali EI, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, pada 16 Oktober 2023.

Terakhir, kasus penembakan pesawat di Kali Brasa, Kabupaten Yahukimo, pada 16 dan 17 Februari 2024. “Dia juga telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Nomor: DPO/30/XI/2023/Reskrim, tanggal 08 November 2023,” terangnya.

Bayu menegaskan Satgas Ops Damai Cartenz-2024 akan terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap KKB yang melakukan gangguan keamanan di wilayah hukum Polda Papua. Tindak tegas ini agar para pelaku kriminal dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. *** (Achmad Syaiful)

Artikel ini telah dibaca 163 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Update Ledakan Biak: 32 Potongan Tubuh Ditemukan

5 June 2026 - 11:27 WIT

Tim DVI dan Laboratorium Forensik Polda Papua Usut Ledakan Bom Biak

4 June 2026 - 17:13 WIT

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

4 June 2026 - 16:24 WIT

Sisa Perang Dunia II Kembali Ditemukan di Sentani Jayapura

4 June 2026 - 16:06 WIT

Pencarian Korban Ledakan Bom di Biak Diperluas  

3 June 2026 - 18:35 WIT

Saat Polwan Kembalikan Senyum Anak-anak Pascaledakan Bom di Biak

3 June 2026 - 18:18 WIT

Trending di PERISTIWA