Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

POLITIK · 7 Mar 2024 17:40 WIT

Rekapitulasi Suara 4 Daerah di Papua Diperpanjang, Batas Akhir 10 Maret 2024


					Ketua KPU Papua, Steve Dumbon. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Ketua KPU Papua, Steve Dumbon. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Empat daerah di Provinsi Papua telah mengajukan perpanjangan masa rekapitulasi perhitungan perolehan suara untuk tingkat kabupaten dan kota.

Pengajuan perpanjangan waktu ini karena keterlambatan pleno rekapitulasi di daerah. Empat daerah tersebut yakni Kabupaten Waropen, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura.

“Memang ada empat KPU di empat kabupaten yang meminta perpanjangan waktu rekapitulasi dan Bawaslu juga sudah mengizinkan,”  ungkap Ketua KPU Papua, Steve Dumbon di Jayapura Kamis 7 Maret 2024.

Steve mengaku ada beberapa faktor yang mempengaruhi hingga pleno rekapitulasi di beberapa daerah mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah ditetapkan sesuai dengan PKPU.

“Memang kendalanya, seperti di (Kabupaten) Waropen ada pemungutan ulang di 8 TPS. Sementara Biak Numfor ini, C hasilnya dibuka itu yang sangat mempengaruhi,” terangnya.

KPU Papua juga menyebut penggunaan aplikasi Sirekap menjadi kendala di daerah hingga mengalami keterlambatan di tingkat distrik atau PPD. Masalah ini menjadi penghambat bagi KPU di kabupaten.

“Hal ini yang tentu membuat teman-teman di daerah kesulitan, antara menggunakan aplikasi sirekap atau manual, itu juga menjadi kendala. Sehingga data – data dari TPS naik PPS dan PPD itu mengalami kesulitan, terutama di PPD,” katanya.

Terkait pengajuan tersebut, KPU Papua akan memberikan batasan waktu hingga 10 Maret 2024 kepada empat daerah yang mengajukan perpanjangan waktu pleno. “Kami hanya memberikan waktu hanya batas tanggal 10, jika belum maka kami akan jemput paksa,” tandasnya. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Survei LKPI : Peniel Waker Bupati Puncak Pilihan Masyarakat

9 June 2024 - 21:59 WIT

Maju Plikada Nduga, Edison Nggwijangge Terima Rekomendasi Partai Garuda

8 June 2024 - 10:17 WIT

Kantongi Rekomendasi NasDem, Maximus Tipigau Mantap Maju Calon Bupati Mimika

6 June 2024 - 19:23 WIT

Sederet Tokoh Dukung Irjen Fakhiri Maju Gubernur Papua: Sosok Pemimpin Hebat

6 June 2024 - 14:28 WIT

Maju Pilwalkot Jayapura, Robert Awi Siapkan Program Sarapan Gratis

6 June 2024 - 14:01 WIT

JBR Dorong Program Pendidikan Gratis dalam Pilwalkot Jayapura

6 June 2024 - 13:47 WIT

Trending di POLITIK