KABARPAPUA.CO, Serui – Puskesmas Ansus, Kabupaten Kepulauan Yapen masih menghadapi kendala kekurangan air bersih, terutama saat musim kemarau.
Kondisi ini menyulitkan tenaga kesehatan maupun keluarga pasien yang harus membawa air dari rumah untuk memenuhi kebutuhan selama menjalani pelayanan kesehatan.
Dokter Puskesmas Ansus, Christy Ratu mengatakan, kekurangan air bersih menjadi salah satu persoalan utama yang hingga kini belum terselesaikan di fasilitas pelayanan kesehatan tersebut.
Menurutnya, kekurangan air bersih tak hanya dirasakan oleh petugas puskesmas, tetapi juga oleh pasien dan keluarga yang mendampingi mereka.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah. Kalau bisa, dibangun satu sumur bor agar keluarga pasien tidak perlu lagi mengangkat air dari rumah,” ujar Christy, Jumat, 9 Oktober 2026.
Christy juga mengatakan, kondisi itu semakin terasa pada musim kemarau karena ketersediaan air menjadi semakin terbatas.
“Padahal, air bersih merupakan kebutuhan penting untuk menunjang pelayanan kesehatan dan kenyamanan pasien selama berada di puskesmas,” katanya.
Ia menjelaskan, sebelumnya Puskesmas Ansus telah memiliki jaringan pipa air. Namun, karena mengalami kerusakan, fasilitas tersebut tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan air sebagaimana mestinya.
“Ketersediaan air bersih sangat penting untuk menunjang pelayanan kesehatan, menjaga kebersihan lingkungan puskesmas, serta memenuhi kebutuhan pasien dan tenaga kesehatan,” paparnya.
Karena itu, kata Christy, pihak Puskesmas Ansus berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut melalui penyediaan sarana air bersih, khususnya pembangunan sumur bor.
Dengan adanya sumber air bersih yang memadai, diharapkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Ansus dapat berjalan lebih baik tanpa terkendala keterbatasan air bersih dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lebih optimal. ***(Ainun Faathirjal)








