Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 18 Jul 2025 21:21 WIT

Provinsi Kepulauan Papua Utara Dideklarasikan, Bupati Yapen: Pemerintah Pusat akan Merespons


					Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoi menghadiri deklarasi Provinsi Kepulauan Papua Utara di Biak Numfor. Foto: ist Perbesar

Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoi menghadiri deklarasi Provinsi Kepulauan Papua Utara di Biak Numfor. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Serui– Pembentukan Provinsi Kepulauan Papua Utara dideklarasikan bersamaan dengan HUT ke-107 Kabupaten Biak Numfor.

Acara dilakukan di Lapangan Cenderawasih, Kota Biak pada Kamis 17 Juli 2025. Selain Bupati Yapen, turut hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, Ketua DPRK Yapen, Ebzon Sembai, serta sejumlah anggota DPRK dan pejabat daerah lainnya.

Pada momen itu, Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoi ikut menghadiri deklarasi tersebut.Benyamin Arisoi optimisme deklarasi ini menjadi momentum penting dalam mewujudkan provinsi baru di wilayah Saireri.

“Kami yakin pemerintah pusat akan merespons aspirasi ini. Ini menjadi langkah awal menuju terbentuknya Provinsi Kepulauan Papua Utara,” ujarnya.

Deklarasi Provinsi Kepulauan Papua Utara di Biak Numfor. Foto: ist

Deklarasi yang dibacakan Bupati Supiori Heronimus Mansoben memuat tujuh poin komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat adat dari empat kabupaten yakni Biak Numfor, Kepulauan Yapen, Waropen, dan Supiori.

Deklarasi ini melanjutkan aspirasi yang pertama kali dideklarasikan di Serui pada 12 Desember 2012.

Adapun tujuh poin utama pada deklarasi itu adalah:

  1. Setia pada NKRI
  2. Pancasila dan UUD 1945
  3. Menjaga keutuhan NKRI
  4. Melanjutkan aspirasi deklarasi 2012
  5. Menjadikan budaya Saireri dasar pembangunan DOB
  6. Mengusulkan nama Provinsi Kepulauan Papua Utara
  7. Mendorong sinergi masyarakat adat dan menunjuk Biak Numfor sebagai calon ibu kota provinsi.

Selain deklarasi, acara ini juga diisi penandatanganan kerja sama strategis antara Pemerintah Kabupaten Biak dan Provinsi Papua Pegunungan, peluncuran sistem digital “Srikandi”, kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, serta peresmian Akademi Penerbangan bersama PT Alfa Aviasi CNT.

Perayaan semakin semarak dengan pertunjukan budaya, termasuk tarian Munara Tifa dari Kepulauan Yapen, melibatkan lebih dari 1.100 seniman lokal yang memeriahkan acara dengan semangat persatuan dan doa untuk masa depan Saireri yang lebih sejahtera. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 182 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Kepulauan Yapen Resmi Canangkan Rangkaian Peringatan HUT Ke-81 RI

27 July 2026 - 19:54 WIT

Musda VI KKSS Kepulauan Yapen Digelar, Siapkan Kepengurusan Baru

26 July 2026 - 18:07 WIT

Cegah Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal, OJK Papua Edukasi ASN Kepulauan Yapen

24 July 2026 - 22:26 WIT

Rian Hendrik Ajak Generasi Muda Kembangkan Seni Budaya Bernilai Ekonomi

24 July 2026 - 22:02 WIT

Pemkab Kepulauan Yapen Pastikan Revisi RTRW Berbasis Pembangunan Berkelanjutan

24 July 2026 - 10:02 WIT

UPP Serui Gelar Padat Karya 2026, Wujudkan Pelabuhan Bersih dan Produktif

24 July 2026 - 09:42 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN