Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

POLITIK · 12 Aug 2024 23:02 WIT

PPAT Sebut Kursi Wali Kota Jayapura Hak Politik Putra Asli Daerah


					Potret figur kandidat Wali Kota Jayapura asal Port Numbay, Abisai Rollo, Yakobus Hababuk, Mukri Hamadi dan Musa Youwe. (KabarPapua.co/Alan Youwe) Perbesar

Potret figur kandidat Wali Kota Jayapura asal Port Numbay, Abisai Rollo, Yakobus Hababuk, Mukri Hamadi dan Musa Youwe. (KabarPapua.co/Alan Youwe)

KABARPAPUA.COKota Jayapura – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Presidium Pemuda Adat Tabi (DPW PPAT) Kota Jayapura, Frank Reynold Tjoe menyebut posisi Wali Kota Jayapura adalah hak politik dari orang asli atau pribumi.

Karena itu, ia meminta kepada semua warga Kota Jayapura yang maju di Pilkada 2024 harus menghargai hak politik dari orang asli Port Numbay.

“Kami selaku pemuda adat menyampaikan kepada warga Kota jayapura untuk menghargai hak politik pribumi (Port Numbay) dengan tidak mendaftar sebagai calon wali kota,” ujarnya, Senin 12 Agustus 2024.

Frank bilang, pernyataan ini sebagai bentuk penolakan kepada para kandidat yang bukan berasal dari wilayah adat Port Numbay untuk mendaftar sebagai calon Wali Kota Jayapura.

Menurutnya, kandidat lain yang bukan orang asli Port Numbay harus bisa lebih menghargai apa yang menjadi hak putra daerah untuk menjadi pemimpin di atas negerinya sendiri.

“Kalau mendaftar untuk posisi calon wakil  wali kota diperbolehkan, karena ini tanah kami, air kami dan negeri kami. Kami yang harus memimpin, bukan menjadi wakil atau penonton,” katanya.

Ia juga menyatakan bahwa dari wilayah adat Port Numbay telah ada empat figur yang telah siap maju sebagai Wali Kota Jayapura. Mereka yakni Abisai Rollo, Musa Youwe, Mukri Hamadi dan Yakobus Hababuk. *** (Alan Youwe)

Artikel ini telah dibaca 680 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Analisis Pakar Politik: Soal Reformasi Jilid II

18 June 2026 - 22:52 WIT

Jaga Hak Pilih 2029, Bawaslu Mamberamo Raya Minta KPU Aktif Koordinasi ke Disdukcapil

15 June 2026 - 14:43 WIT

Bawaslu Mamberamo Raya Minta Semua Parpol Tertib Administrasi

8 June 2026 - 12:18 WIT

Purnawirawan TNI-Polri di Papua Siap Kawal Kemakmuran Rakyat

2 June 2026 - 22:48 WIT

Bahlil Lahadalia Bertekad Maju Caleg Lewat Dapil Papua di Pemilu 2029

25 April 2026 - 19:05 WIT

Nancy Raweyai Pertanyakan Substansi Kunjungan Wapres RI di Papua Tengah

23 April 2026 - 11:22 WIT

Trending di POLITIK