Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 2 Oct 2025 20:07 WIT

Pokja Perempuan MRP Jaring Aspirasi Penyaluran Dana Otsus di Kepulauan Yapen


					Ketua Pokja Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua, Natalia B. Wona, menggelar penjaringan aspirasi terkait implementasi penyaluran Dana Otonomi Khusus (Otsus) di Kabupaten Kepulauan Yapen. Foto: Ainun Faathirjal/Kabarpapua.co Perbesar

Ketua Pokja Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua, Natalia B. Wona, menggelar penjaringan aspirasi terkait implementasi penyaluran Dana Otonomi Khusus (Otsus) di Kabupaten Kepulauan Yapen. Foto: Ainun Faathirjal/Kabarpapua.co

KABARPAPUA.CO, Serui– Ketua Pokja Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua, Natalia B. Wona, menggelar penjaringan aspirasi terkait implementasi penyaluran Dana Otonomi Khusus (Otsus) di Kabupaten Kepulauan Yapen. Acara berlangsung di Gedung Sidang Dewan Adat Yapen, Kamis 2 Oktober 2025.

Penjaringan aspirasi fokus pada 5 sektor utama, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, infrastruktur dasar, serta pemberdayaan masyarakat adat. Kegiatan digelar untuk mendengar langsung suara masyarakat di tingkat kampung, sekaligus menilai kesesuaian program penyaluran dana dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Natalia bilang, MRP memiliki kewenangan sebagaimana diatur dalam Pasal 20 UU Otonomi Khusus Papua, yaitu memperhatikan dan menyalurkan aspirasi masyarakat adat, perempuan, dan umat beragama. “Aspirasi ini akan kami formulasi dan teruskan kepada pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten,” ujar Natalia.

Ketua Pokja Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua, Natalia B. Wona, menggelar penjaringan aspirasi terkait implementasi penyaluran Dana Otonomi Khusus (Otsus) di Kabupaten Kepulauan Yapen. Foto: Ainun Faathirjal/Kabarpapua.co

Natalia menjelaskan, Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) tahun 2025 telah disalurkan pada Juni lalu. Sementara Dana Otsus Papua tahun 2025 mengalami pemangkasan, dari perkiraan Rp900 miliar menjadi Rp881 miliar. Dana tersebut tetap diprioritaskan untuk pembangunan manusia Papua, dengan alokasi minimal 30 persen untuk pendidikan, 20 persen untuk kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat adat.

Di tempat yang sama,  Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy melalui Staf Ahli Edi Nocca Mudumi mengapresiasi kehadiran MRP di Yapen. Menurutnya, aspirasi masyarakat adalah fondasi utama dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada orang asli Papua.

Pihaknya berharap forum ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan, baik terkait pendidikan, kesehatan, ekonomi, pelestarian adat dan budaya, maupun peran perempuan dan generasi muda. “Pemerintah daerah siap bersinergi menindaklanjuti aspirasi ini sesuai kewenangan yang ada,” kata Edi.

Pemkab Yapen melalui Inspektorat memastikan pengawasan realisasi dan capaian penggunaan Dana Otsus. Sejumlah sektor prioritas di Yapen meliputi pembangunan dan rehabilitasi sarana prasarana pendidikan dan kesehatan, pengadaan tenaga pendidik serta obat-obatan, hingga dukungan modal usaha mikro, koperasi, dan pengembangan pariwisata.

Natalia berharap, hasil penjaringan aspirasi di Yapen dapat memperkuat rekomendasi MRP kepada pemerintah, sehingga Dana Otsus benar-benar bermanfaat bagi tujuh suku asli yang mendiami Kepulauan Yapen.

Turut hadir Staff Ahli Bupati Edi Nocca Mudumi, Kadis DPMK Yapen Jan Lermatan,  Anggota DPRK Yapen, Perwakilan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUMKM) Yapen, Perwakilan Kesbangpol dan Masyarakat. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 128 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Fraksi NasDem Soroti Pengelolaan Aset dan Pinjaman Rp15 Miliar Pemda Yapen

15 August 2026 - 17:41 WIT

Tok! DPRK Yapen Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Penghapusan Aset Daerah 

15 August 2026 - 16:30 WIT

Pesan Tegas BKPSDM Yapen ke CPNS: Jangan Anggap Sepele Latsar

14 August 2026 - 23:12 WIT

Alasan Rian Hendrik Dukung Warga Sawenui Kembangkan Padi Ladang

14 August 2026 - 22:11 WIT

Temuan BPK dan Penghapusan Aset Rp235,9 Miliar Jadi Sorotan Rapat Paripurna DPRK Yapen

14 August 2026 - 21:40 WIT

Kunjungi GKI Getsemani Mawei, Tonny Tesar dan Rian Hendrik Bantu Semen

12 August 2026 - 18:36 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN