Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 16 Aug 2024 10:00 WIT

PLN: 100 Persen Listrik Hijau untuk HUT ke-79 RI di IKN


					Petugas PLN melakukan inspeksi solar panel PLTS IKN. Foto: PLN Perbesar

Petugas PLN melakukan inspeksi solar panel PLTS IKN. Foto: PLN

KABARPAPUA.CO, Jakarta–  PT PLN (Persero) siap menghadirkan listrik dari 100 persen energi hijau pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Sabtu, 17 Agustus 2024.

PLN berkomitmen mendukung pembangunan kelistrikan IKN dengan konsep green, smart & beautiful sejalan dengan upaya menjadikan IKN sebagai kota hijau, futuristik, dan berkelanjutan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, upacara Kemerdekaan HUT RI ke-79 menjadi momen bersejarah bagi Republik Indonesia. Untuk itu, PLN all-out untuk mendukung kelancaran peringatan kemerdekaan ini lewat listrik andal yang bersumber dari energi hijau.

Foto tampak udara PLTS IKN yang telah mengalirkan listrik untuk kawasan IKN dengan kapasitas 10 megawatt. Jumlah tersebut akan bertambah hingga mencapai 50 megawatt pada akhir tahun 2024. Foto: PLN

“PLN siap all-out dalam menghadirkan suplai listrik hijau 100 persen yang andal demi kelancaran upacara Kemerdekaan HUT RI ke-79 di IKN Nusantara. Hal ini merupakan wujud komitmen PLN untuk mendukung IKN sebagai kota masa depan yang berkelanjutan,” ujar Darmawan.

Darmawan menerangkan, kepastian keandalan suplai listrik hijau 100 persen ini didukung dari produksi listrik Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) IKN yang telah mencapai kapasitas produksi 10 Megawatt (MW). Angka ini jauh lebih besar dari proyeksi kebutuhan listrik untuk perayaan HUT RI, yaitu sekitar 1,5 MW. Tidak sampai di situ, kapasitas tersebut akan terus ditingkatkan menjadi 50 MW pada akhir tahun 2024.

Ketersediaan pasokan ini didukung oleh pengoperasian gardu induk berteknologi Gas Insulated Switchgear (GIS) 4 IKN dengan kapasitas 2×60 Mega Volt Amphere (MVA). Selain itu, PLN juga telah merampungkan pembangungan jaringan transmisi sepanjang 26,03 kilometer-route (kmr).

”PLN telah menyelesaikan pembangunan gardu induk berteknologi GIS 4 IKN, yang akan mendukung keandalan kelistrikan di IKN. Kehadiran gardu induk ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan perayaan HUT RI ke-79, tetapi juga untuk memastikan ketersediaan listrik jangka panjang di IKN,” lanjut Darmawan.

Sementara itu dari sisi distribusi, PLN membangun jaringan distribusi sepanjang 64 kilometer sirkit (kms) yang didukung dengan Gardu Hubung dan Gardu Distribusi, PLN terus menggenjot pembangunan jaringan untuk Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Darmawan memastikan, PLN telah menyiapkan sistem kelistrikan berlapis di venue utama dan pendukung upacara, sehingga pelaksanaan upacara HUT RI ke-79 dapat berjalan aman tanpa kendala.

”Dengan persiapan matang dan komitmen yang tinggi, PLN memastikan bahwa utilitas jaringan kelistrikan di IKN akan siap mendukung berbagai kebutuhan, baik untuk perayaan penting maupun untuk masa depan,” tutup Darmawan. *** (Rilis)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PLN Imbau Warga Jaga Jarak Aman Atribut Piala Dunia dari Jaringan Listrik

11 June 2026 - 11:40 WIT

Pertamina Gelar Sidak Lintas Sektoral Antisipasi Penyalahgunaan BBM Subsidi

11 June 2026 - 10:03 WIT

PEIF ke-2 Tahun 2026: Mengakselerasi Pertumbuhan Papua Melalui Sinergi Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan

10 June 2026 - 09:59 WIT

Inilah Harga BBM yang Berlaku di Seluruh Tanah Papua

10 June 2026 - 09:46 WIT

Perkuat Sinergi Lintas Instansi, PLN Kenalkan Aplikasi PLN Mobile Lewat Turnamen Tenis di Merauke

9 June 2026 - 12:26 WIT

Inflasi Provinsi Papua dan Tiga DOB pada Mei 2026 Tetap Terjaga

8 June 2026 - 13:27 WIT

Trending di BISNIS