Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 7 Apr 2024 20:07 WIT

Pj Gubernur Ribka Haluk Santuni Rp500 Juta untuk Rumah Warga yang Dibakar OTK


					Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk mengunjungi warag yang rumahnya dibakr OTK. (Foto: Pemprov Papua Tengah) Perbesar

Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk mengunjungi warag yang rumahnya dibakr OTK. (Foto: Pemprov Papua Tengah)

KABARPAPUA.CO, Nabire–  Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM memberikan bantuan kepada Sulistino yang rumahnya di Jalan Jayanti Kompleks Perum Pemda Kelurahan Wonorejo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah dibakar orang tak dikenal (OTK) pada Jumat 5 April 2024. 

Bahkan Pj Gubernur Ribka Haluk langsung bertemu dengan keluarga Sulistino pada Sabtu 6 April 2024 dan memberikan bantuan Rp500 juta untuk perbaikan rumah yang hangus terbakar.

“Pemerintah turut prihatin atas kejadian yang menimpa keluarga Sulistino, seorang penjaga mushala yang rumahnya dibakar OTK,” katanya.

Ribka bilang, Pemprov Papua Tengah memberikan bantuan Rp20 juga kepada keluarga dan Rp500 juta untuk perbaikan rumahnya dan mushala yang rusak. 

“Ini langkah cepat pemerintah untuk menormalisasi keadaan stabilitas keamanan menjelang Idul Fitri 1445 Hijriah dan diharapkan semua berjalan dengan aman dan tentram,” katanya.

Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk mengunjungi warag yang rumahnya dibakr OTK. (Foto: Pemprov Papua Tengah)

Ribka menyayangkan sikap anarkis yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap masyarakat. Ia berharap seluruh masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggalnya.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga toleransi umat beragama di Provinsi Papua Tengah. Sedangkan kepada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya, untuk melakukannya dengan baik.

“Kepada siapa saja, silahkan menyampaikan aspirasinya dengan baik. Ada ruangnya yang terbuka secara luas. Apalagi negara ini, negara demokratis. Akan tetapi hal-hal yang menjadi ketentuan yang dipersyaratkan, silahkan dipenuhi secara undang-undang yang berlaku. Silahkan dibicarakan kepada aparat keamanan. Pemerintah Provinsi Papua Tengah bukan anti demokrasi, tetapi semuanya harus pada ruang-ruang yang telah ditentukan,” tegasnya. *** (Rilis Pemprov Papua Tengah)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

256 Honorer K2 Pemprov Papua Diangkat Jadi ASN di Papua Tengah

21 May 2024 - 22:11 WIT

Bikin Bangga! Papua Tengah Borong Juara Lomba HUT HKG PKK di Solo

17 May 2024 - 19:55 WIT

Kemendagri Apresiasi Terobosan Pj Gubernur Ribka Haluk Bangun Papua Tengah

17 May 2024 - 12:16 WIT

Mulai Digarap Tahun Ini, Bandara Baru Nabire Bakal Bisa Didarati Pesawat Boeing

16 May 2024 - 18:37 WIT

Musrenbang RPJPD Papua Tengah Hasilkan Visi Adil, Berdaya Saing Maju dan Berkelanjutan

14 May 2024 - 17:07 WIT

Pemprov Papua Tengah Mulai Seleksi Paskibraka 2024, 163 Pelajar Sudah Mendaftar

14 May 2024 - 15:12 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH