Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

RAGAM · 27 Apr 2026 05:32 WIT

Pesona Warna-warni Baju Bodo di Tanah Rantau Serui


					Peserta peragaan busana Bugis-Makassar dalam rangka HUT ke-29 HIKMAS Kabupaten Kepulauan Yapen.  Foto: Ainun Faathirjal/KabarPapua.co Perbesar

Peserta peragaan busana Bugis-Makassar dalam rangka HUT ke-29 HIKMAS Kabupaten Kepulauan Yapen. Foto: Ainun Faathirjal/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO,Serui– Himpunan Kerukunan Keluarga Maros (HIKMAS) Kabupaten Kepulauan Yapen menggelar peragaan busana Bugis-Makassar dalam rangka memeriahkan HUT ke-29, yang berlangsung di Halaman Bandara Lama Sudjarwo Tjondronegoro Serui, Minggu 26 April 2026.

Kegiatan diikuti 32 peserta dari kalangan muda hingga dewasa. Dimana Para peserta tampil mengenakan pakaian adat khas Bugis-Makassar dengan beragam warna dan motif kain tradisional.

Ketua HIKMAS Kabupaten Kepulauan Yapen, Alwi Masse mengatakan, lomba peragaan busana ini merupakan salah satu upaya untuk memeriahkan HUT HIKMAS sekaligus melestarikan budaya Bugis-Makassar di tanah perantauan.

Peserta peragaan busana Bugis-Makassar dalam rangka HUT ke-29 HIKMAS Kabupaten Kepulauan Yapen. Foto: Ainun Faathirjal/KabarPapua.co

Dalam peragaan tersebut, peserta perempuan tampil anggun mengenakan baju bodo lengkap dengan sarung, sementara peserta laki-laki mengenakan busana adat seperti baju tutu, jas tutup, serta dilengkapi songkok recca dan sarung lipa sabbe khas Bugis.

Alwi menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan memotivasi warga HIKMAS agar terus menjaga kebersamaan serta berkolaborasi dalam melestarikan budaya daerah asal meskipun berada di perantauan. “Walaupun jauh dari kampung halaman, budaya harus tetap dijaga dan dilestarikan,” katanya.

Untuk penilaian lomba, panitia menghadirkan tiga dewan juri yang memiliki latar belakang di bidang tata rias dan tata busana, serta berpengalaman sebagai pemenang lomba di tingkat daerah. *** (Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Istighosah Harlah, Simbol Kemandirian dan Sinergi Fatayat-Ansor Kepulauan Yapen

26 April 2026 - 16:19 WIT

8 Film Komunitas Papua Siap Menggetarkan Jayapura, Catat Jadwalnya

25 April 2026 - 21:20 WIT

Bantuan Kasih Umat Santo Yohanes Pembaptis Waena untuk Calon Imam Papua

25 April 2026 - 20:42 WIT

Saksikan Stand Up Comedy Lewat Open Mic di Kedai Kopi Komoke Nabire

24 April 2026 - 20:07 WIT

Warga Sunda Bersiap, Pelantikan Paguyuban Pasundan se-Tanah Papua Segera Digelar

24 April 2026 - 16:37 WIT

Cetak Sejarah, UM Papua yang Pertama Luluskan Magister Ilmu Komunikasi di Papua

21 April 2026 - 23:41 WIT

Trending di RAGAM