Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 15 Nov 2025 15:30 WIT

Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Pastikan Keandalan BBM Antisipasi Cuaca Akhir Tahun


					Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Pastikan Keandalan BBM Antisipasi Cuaca Akhir Tahun Perbesar

KABARPAPUA.CO, Papua– Banjir akibat tingginya curah hujan, pohon tumbang karena angin kencang, dan ombak tinggi karena cuaca buruk mulai melanda berbagai wilayah di Papua dan Maluku pada penghujung tahun 2025 ini.

Mengantisipasi terhambatnya distribusi energi karena faktor cuaca ini, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku setiap harinya mengawasi langsung proses distribusi dan stok BBM, minyak tanah, Avtur, serta LPG non subsidi di akhir tahun ini terjaga dengan baik.

“Wilayah Papua dan Maluku distribusi energinya sangat tergantung dengan ketepatan perencanaan. Dengan perubahan cuaca yang tidak menentu, kami sudah siapkan kehandalan sarfas dan upaya tambahan untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat, apalagi ini menjelang masa liburan akhir tahun,” terang Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku.

Ketahanan stok seluruh produk per tanggal 13 November ini dalam kondisi aman. Pertalite berada di 21 hari, Pertamax 24 hari, Solar 16 hari, Minyak tanah 15 hari, Avtur, 15 hari, dan LPG mencapai 92 hari. Ketahanan stok setiap hari berubah dipengaruhi oleh distribusi yang masuk ke terminal BBM ataupun jumlah yang keluar ke lembaga penyalur, akan tetapi ketahanan stok terus dijaga di jumlah yang cukup dengan kapal suplai yang setiap harinya bergerak mendistribusi energi ke 21 Fuel Terminal yang tersebar di Papua dan Maluku.

Untuk kehandalan sarana transportasi distribusi, saat ini Pertamina Patra Niaga mengoperasikan 21 kapal untuk distribusi ke seluruh Terminal BBM di Papua Maluku. Selain kapal, distribusi ke SPBU, Pertashop, dan Agen Minyak Tanah didukung sekitar 290 unit mobil tanki, untuk LPG didukung 2 unit skid tank, dan untuk bridger Avtur terdapat 44 unit armada yang tersebar di 12 bandara.

“Selain stok, kami saat ini cek seluruh kehandalan dan kesehatan sarana transportasi, karena ini adalah tulang punggung proses distribusi. Ini menjadi komitmen kami dalam memastikan kehandalan serta aspek keselamatan saat proses distribusi bagi masyarakat,” tukas Awan.

Awan melanjutkan, Pertamina Patra Niaga terbuka dan memohon dukungan masyarakat untuk melaporkan ke Pertamina Contact Center 135 terhadap situasi dilapangan mengenai ketersediaan atau layanan energi Pertamina sehingga bisa segera ditindaklanjuti. *** (Siaran pers)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT PLN IP UBP Holtekamp Laksanakan Apel Bulan K3 Nasional 2026

21 January 2026 - 23:16 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

PELNI Nabire Antisipasi Super Flu di Jalur Laut

19 January 2026 - 22:47 WIT

Program MBG Tingkatkan Ekonomi Peternak Ayam Lokal di Kepulauan Yapen

19 January 2026 - 20:21 WIT

Cafe Repot, Ruang Kreatif Anak Muda Yapen Berkonsep Kolaborasi Lokal

18 January 2026 - 19:08 WIT

Pelni Serui Layani 6.770 Penumpang Selama Mudik Nataru 2025-2026

15 January 2026 - 21:06 WIT

Trending di BISNIS