Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 30 Oct 2025 07:16 WIT

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, PLN Siap Wujudkan Pemerataan Akses Energi di Papua Barat


					Suasana pertemuan dalam agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI ke Provinsi Papua Barat yang berlangsung di Manokwari pada senin (27/10). Foto: PLN Papua Perbesar

Suasana pertemuan dalam agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI ke Provinsi Papua Barat yang berlangsung di Manokwari pada senin (27/10). Foto: PLN Papua

KABARPAPUA.CO, Manokwari- Upaya pemerataan akses energi di Provinsi Papua Barat terus menjadi fokus utama melalui sinergi lintas sektor antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT PLN (Persero), dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Hal tersebut terlihat dengan terselenggaranya Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi XII DPR RI di Hotel Aston Niu Manokwari, Papua Barat, Senin27 Oktober 2025

Kunjungan kerja dipimpin Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya. Ia menjelaskan tujuan utama kunjungan untuk mendengar langsung masukan, tantangan, dan rencana strategis dari seluruh pemangku kepentingan di daerah.

“Kita ingin mengetahui dan mendapat masukan dari PLN terkait dengan bagaimana problematika ketenagalistrikan yang ada di Papua Barat. Sementara di Komisi XII DPR RI ingin memastikan hal-hal yang terkait dengan pelayanan kepada masyarakat, kemudian terkait rencana-rencana ketenagalistrikan dapat berjalan dengan baik di Papua Barat,” ungkap Bambang.

Sementara itu, dukungan dari sisi regulasi dan strategi nasional juga disampaikan oleh Plt. Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM RI, Eri Nurcahyanto. Dia menyampaikan bahwa secara umum kondisi kelistrikan secara nasional dalam kondisi baik, terlihat dari pasokan daya yang cukup serta tidak ada defisit termasuk di Provinsi Papua Barat.

Sistem kelistrikan Papua Barat terbagi menjadi tiga sistem utama yaitu Manokwari, Bintuni dan Wasior dengan total daya mampu sekitar 65 MW (Megawatt) dan beban puncak sebesar 44 MW sehingga kondisi pasokan dalam kondisi cukup dengan cadangan sekitar 21 MW. Sesuai dengan RUPTL PLN, direncanakan akan ada tambahan pembangkit di Papua Barat sebesar 153 Megawatt dengan porsi 65 persen atau 100 Megawatt menggunakan pembangkit gas dan kita akan optimalkan sekitar 39 Megawatt menggunakan PLTS.

Acara berlangsung melalui serangkaian pertemuan resmi, yang diisi dengan penyampaian sambutan, paparan dan diskusi strategis, serta penegasan komitmen dari masing-masing pihak. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany Ghana Akmalaputri, menegaskan kesiapan perusahaan untuk memperkuat infrastruktur dan keandalan pasokan listrik di Papua Barat. Ia juga menekankan peran strategis listrik dalam pembangunan daerah.

Momentum pertemuan ini tentunya akan menjadi wadah penting untuk saling berdialog, bertukar pandangan, dan memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga legislatif, dan juga PLN dalam memastikan pemerataan akses energi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

“Kami meyakini bahwa kehadiran listrik ini juga tidak sekadar penerangan saja, tetapi merupakan penggerak utama bagi peningkatan taraf hidup, pendidikan, dan juga kegiatan ekonomi masyarakat di seluruh pelosok Papua,” ujar Arsyadany.

Pertemuan ini diharapkan dapat mengidentifikasi tantangan serta merumuskan langkah-langkah strategis ke depan. Dengan adanya koordinasi yang kuat antara legislatif, regulator, BUMN, dan pemerintah daerah, akselerasi pembangunan infrastruktur energi di Tanah Papua diyakini dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. *** (siaran pers)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT PLN IP UBP Holtekamp Laksanakan Apel Bulan K3 Nasional 2026

21 January 2026 - 23:16 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

PELNI Nabire Antisipasi Super Flu di Jalur Laut

19 January 2026 - 22:47 WIT

Program MBG Tingkatkan Ekonomi Peternak Ayam Lokal di Kepulauan Yapen

19 January 2026 - 20:21 WIT

Cafe Repot, Ruang Kreatif Anak Muda Yapen Berkonsep Kolaborasi Lokal

18 January 2026 - 19:08 WIT

Pelni Serui Layani 6.770 Penumpang Selama Mudik Nataru 2025-2026

15 January 2026 - 21:06 WIT

Trending di BISNIS