Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 23 Sep 2025 21:54 WIT

Perjalanan Energi BBM hingga Pelosok Papua Pegunungan


					Antrian BBM di Papua Pegunungan. Foto: Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Perbesar

Antrian BBM di Papua Pegunungan. Foto: Pertamina Patra Niaga Papua Maluku

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Dibawah rintik hujan, akhirnya pesawat pengangkut BBM mendarat di Bandara Karubaga, Papua Pegunungan. Perjalanan BBM ini tidak berhenti disitu, karena selanjutnya 5 ribu liter Solar diangkut menggunakan mobil menuju Distrik Kanggime, Tolikara dan 10 ribu liter Pertalite diantarkan untuk melayani masyarakat di Distrik Balingga, Lanny Jaya.

Di bulan September ini, lembaga penyalur Pertamina sudah bisa melayani masyarakat di Distrik Kanggime dan Distrik Balingga. Hadirnya energi di dua distrik di Papua Pegunungan ini merupakan upaya Pertamina Patra Niaga bersama seluruh pihak mulai dari BPH Migas, Pemerintah Daerah, pemilik lembaga penyalur hingga masyarakat.

Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo menyampaikan perjalanan energi menuju Distrik Kanggime dan Distrik Balingga membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan membutuhkan setidaknya 2 moda transportasi. BBM terbang menggunakan pesawat angkut selama sekitar 45 menit dari Timika, lalu melanjutkan perjalannya selama 2-3 jam sampai tiba di lembaga penyalur, semua dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang sering berubah-ubah di daerah Papua Pegunungan.

Saat ini lembaga penyalur 86.990.03 di Distrik Kanggime dan lembaga penyalur 86.995.32 di Distrik Balingga menjadi tulang punggung untuk menjalankan roda transportasi sekaligus ekonomi di daerah tersebut. Kedepan, distribusi BBM ke dua lembaga penyalur akan terus dimonitor, baik dari jumlah BBM yang diperlukan, maupun dari jenis produk yang disalurkan untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat sekitar.

“Ini merupakan komitmen Pertamina Patra Niaga untuk menjaga ketahanan energi, memastikan akses dan ketersediaan energi, serta energi yang terjangkau hingga ke wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar atau 3T diseluruh Indonesia. Semoga manfaat hadirnya BBM di dua distrik ini menjadi sangat dirasakan masyarakat dan dapat memajukan pertumbuhan di daerah tersebut,” kata Awan.

BBM Satu Harga hadir di Papua Pegunungan.Foto: Pertamina Patra Niaga Papua Maluku

Sementara itu, pemilik lembaga penyalur 86.990.03 Distrik Kanggime, Tendimin Yigibalom, berterima kasih atas kerjasama yang baik dalam mewujudkan penyaluran BBM ke daerah pedalaman Papua Pegunungan, kini BBM lebih mudah didapat dengan harga yang juga murah sama seperti di perkotaan.

“BBM ini akan sangat membantu bagi masyarakat di daerah-daerah pedalaman, manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat untuk kegiatan sehari-hari. Kedepan karena ini penyaluran perdana, pasti kami koordinasi, menyampaikan bagaimana penyaluran di lapangan untuk memastikan BBM yang disuplai ini mencukupi kebutuhan masyarakat baik di Kanggime maupun Lanny Jaya,” katanya. *** (rilis)

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT PLN IP UBP Holtekamp Laksanakan Apel Bulan K3 Nasional 2026

21 January 2026 - 23:16 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

PELNI Nabire Antisipasi Super Flu di Jalur Laut

19 January 2026 - 22:47 WIT

Program MBG Tingkatkan Ekonomi Peternak Ayam Lokal di Kepulauan Yapen

19 January 2026 - 20:21 WIT

Cafe Repot, Ruang Kreatif Anak Muda Yapen Berkonsep Kolaborasi Lokal

18 January 2026 - 19:08 WIT

Pelni Serui Layani 6.770 Penumpang Selama Mudik Nataru 2025-2026

15 January 2026 - 21:06 WIT

Trending di BISNIS