Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 6 Dec 2024 22:53 WIT

Perdana, Kabupaten Jayapura Miliki SPKLU


					Peresmian SPKLU di Kabupaten Jayapura. Foto: PLN Papua Perbesar

Peresmian SPKLU di Kabupaten Jayapura. Foto: PLN Papua

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura–  PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Kabupaten Jayapura. Berlokasi di halaman Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sentani, peresmian ini merupakan upaya PLN mendukung program pemerintah untuk percepatan penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai (KLBB) di wilayah Papua.

General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Rizky Mochamad, menyampaikan, “Dengan hadirnya SPKLU ini, kami berharap dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Kabupaten Jayapura untuk beralih ke kendaraan listrik. SPKLU ini sudah terhubung dengan aplikasi PLN Mobile, sehingga pengguna dapat melakukan pembayaran dan kontrol pengisian daya kendaraan dengan lebih praktis.”

SPKLU yang telah diresmikan ini dibekali dengan daya 22 kW, yang memungkinkan waktu pengisian daya mobil listrik hingga penuh selama 2-4 jam tergantung kapasitas baterai tiap kendaraan. Tarif pengisian daya yang dikenakan mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 1 Tahun 2023 yaitu sebesar Rp 2.466 per kilowatt hour (kWh).

Peresmian SPKLU di Kabupaten Jayapura. Foto: PLN Papua

Jika kita bandingkan, biaya pengisian daya kendaraan listrik jauh lebih rendah dibandingkan dengan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) kendaraan konvensional. Sebagai gambaran, untuk menempuh jarak 10 kilometer, kendaraan konvensional membutuhkan 1 liter bensin sedangkan kendaraan listrik membutuhkan 1,2 kWh energi listrik. Dengan tarif listrik per kWh di SPKLU Rp 2.466 itu berarti 1,2 kWh listrik harganya Rp 3.000 dibandingkan dengan harga satu liter bensin (pertalite) Rp10.000 liter. Pengisian daya kendaraan listrik bisa mencapai 70 persen lebih hemat dibandingkan dengan penggunaan BBM. Hal ini tentu akan sangat membantu masyarakat dalam menekan pengeluaran untuk transportasi.

Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Sekretaris Dinas DP2KP Kabupaten Jayapura, Greg Yoku, memberikan apresiasi terkait peresmian SPKLU ini. “Hadirnya SPKLU ini merupakan suatu terobosan yang baru untuk kami di wilayah Kabupaten Jayapura. Kami siap berkolaborasi dengan PLN untuk memajukan Kabupaten Jayapura dalam hal ini untuk mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan listrik,” ujarnya.

Greg Yoku juga berharap dengan adanya SPKLU di Kabupaten Jayapura ini mampu meningkatkan minat masyarakat untuk memiliki mobil listrik yang lebih ramah lingkungan. “Mudah-mudahan hal baik yang sudah dimulai PLN hari ini kedepannya dapat membuat Kabupaten Jayapura ini menjadi lebih baik” ungkapnya.

Dengan peresmian SPKLU ini, PLN berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Papua, serta mendorong masyarakat untuk beralih ke solusi transportasi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. *** (Rilis)



Artikel ini telah dibaca 123 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

13 Tahun Berteman Pelita dan Teror Hewan Liar, Rumah Karyo Kini Benderang Berkat Light Up The Dream PLN

25 July 2026 - 09:37 WIT

Sisa 4 Hari, PLN Gencarkan Edukasi Promo Tambah Daya 50 Persen

25 July 2026 - 08:32 WIT

PT Munja Utama Indonesia Raih Pemred Award dan Pena Emas 2026

24 July 2026 - 22:35 WIT

Cegah Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal, OJK Papua Edukasi ASN Kepulauan Yapen

24 July 2026 - 22:26 WIT

Bank Modern Express Edukasi Siswa SD Filadelfia Gemar Menabung

24 July 2026 - 12:54 WIT

Bank Mandiri Taspen dan PT Taspen Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Almarhum Rahmad Gobel

24 July 2026 - 00:24 WIT

Trending di BISNIS