KABARPAPUA.CO, Nabire — Demam Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan upacara pembukaan spektakuler di Estadio Azteca, Mexico City. Euforia pegelaran sepak bola terbesar ini tak hanya terasa di lapangan hijau, tapi juga meramaikan pusat perbelanjaan hingga daerah.
Warga antusias berburu jersey dan pernak-pernik timnas favorit kebanggaan. Di Nabire, Papua Tengah, para penggemar mulai membeli merchandise dan jersey negara peserta Piala Dunia 2026. Turnamen sepak bola terbesar ini membawa berkah bagi sektor usaha di masyarakat.
Salah satu sektor yang menikmati berkah luar biasa Piala Dunia 2026 ini, adalah pedagang jersey sepak bola. Berdasarkan pantauan di sejumlah lokasi di Nabire, seperti yang ada di pinggiran Pantai Maf Nabire, permintaan jersey negara peserta Piala Dunia 2026 meningkat signifikan.
Maya, salah satu penjual jersey sepak bola timnas peserta Piala Dunia 2026 melaporkan kenaikan omzet penjualan hingga 50%. Bahkan menurut Maya, omzet ini tembus hingga tiga kali lipat menjelang dimulainya ajang akbar laga sepak bola empat tahunan ini.
Harga yang ramah di kantong berbagai jersey dari tim-tim unggulan yang menjadi paling dicari para konsumen. “Baju kaos kebanggaan dari negara seperti Argentina, Brasil, Portugal, Jerman, dan Spanyol mendominasi daftar penjualan terlaris,” terang Maya.

Menurut Maya, tingginya minat masyarakat ini lebih banyak tertuju membeli jersey versi tiruan (KW) atau Grade Ori (Grade Original). Sebab mengingat harganya yang jauh lebih terjangkau dibanding produk resmi atau asli (Original).
“Kan jersey original mahal tuh, sampai Rp500 ribuan lebih. Tapi di saya, hanya menjualnya seharga Rp50 ribuan sampai Rp100 ribuan saja. Bahan untuk jersey-nya lumayan juga lah,” kata Maya, Rabu, 17 Juni 2026.
Maya juga mengatakan, jersey tiruan timnas peserta Piala Dunia 2026 ini tak hanya dibeli oleh kalangan dewasa, tapi jersey tiruan ini juga banyak dicari, terutama jersey untuk ukuran anak-anak.
Peningkatan penjualan jersey dan merchandise negara peserta Piala Dunia 2026 ini diprediksi akan terus berlanjut seiring semakin ketatnya persaingan antarnegara dalam memperebutkan gelar juara dunia.
Bagi para pedagang jersey peserta Piala Dunia 2026, perhelatan laga sepak bola terbesar yang menghadirkan 48 negara ini, terbukti bukan sekadar tontonan olahraga. Tapi juga menjadi momentum kebangkitan ekonomi yang menjanjikan keuntungan besar. ***(Agies Pranoto)


















