KABARPAPUA.CO, Ilaga– Suasana haru menyelimuti halaman Kantor Bupati Puncak saat prosesi penyerahan jenazah almarhum Anianus Murib, mahasiswa penerima beasiswa program ‘Puncak Cerdas’.
Penyerahan jenazah dari pemerintah setempat kepada pihak keluarga dilaksanakan pada Senin 9 Februari 2026. Bupati Puncak, Elvis Tabuni, SE, MM menyerahkan langsung ke keluarga setelah sebelumnya diterima dari Yayasan Binterbushi.
Pihak keluarga mengapresiasi atas perhatian penuh dari pemerintah daerah dan yayasan sejak almarhum sakit hingga dipulangkan ke kampung halaman.
Sosok Tekun dan Terbaik
Ketua Yayasan Binterbushi, Paschalis Abner menyampaikan almarhum Anianus Murib menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di RS Santa Elisabet Semarang, sejak awal Januari 2026.

“Almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat sopan, tekun, dan memiliki semangat belajar yang luar biasa. Kami merasa kehilangan yang sangat mendalam,” ujar Paschalis dalam sambutannya.
Bupati Puncak, Elvis Tabuni menyampaikan kepergian Anianus adalah kehilangan besar bagi Kabupaten Puncak. Almarhum merupakan salah satu harapan daerah yang tengah menimba ilmu melalui program unggulan beasiswa Puncak Cerdas.
“Almarhum adalah salah satu putra terbaik kita. Kami berterima kasih kepada Yayasan Binterbushi yang telah mendampingi almarhum. Kami berharap kerja sama ini terus berjalan untuk mencetak SDM Puncak yang unggul,” kata Bupati Elvis.
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah, dalam prosesi tersebut Pemkab Puncak memberikan bantuan santunan duka sebesar Rp300 juta, bantuan logistik berupa beras dan bahan pokok lainnya untuk keperluan pemakaman.
Program Puncak Cerdas sendiri tetap menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Puncak untuk memutus rantai ketidaktahuan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di pegunungan tengah Papua. Kepergian Anianus diharapkan menjadi pemacu semangat bagi mahasiswa Puncak lainnya untuk terus berjuang menyelesaikan pendidikan demi kemajuan daerah. *** (Diskominfo Puncak)


















