Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 22 Aug 2025 20:06 WIT

Pemprov Papua Siapkan 19 Ton CBP untuk Daerah Rawan Pangan


					Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Pangan Provinsi Papua, Lunanka Daimboa. (KabarPapua.co/Imelda)
Perbesar

Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Pangan Provinsi Papua, Lunanka Daimboa. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Pangan Provinsi Papua menyiapkan sebanyak 19 ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebagai langkah strategis membantu masyarakat di daerah rawan pangan. 

“CBP ini juga nantinya akan digunakan dalam penanggulangan stunting, gizi buruk, kemiskinan ekstrem, serta kebutuhan darurat akibat bencana alam,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Pangan Provinsi Papua, Lunanka Daimboa, Jumat, 22 Agustus 2025.

Menurut Lunanka, penyediaan CBP merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di Papua. 

Beras CBP ini, kata Lunanka, disiapkan untuk menjamin kebutuhan pangan masyarakat, terutama di wilayah yang rentan terhadap krisis pangan dan terdampak bencana. 

“Ini juga bagian dari upaya mendukung program nasional dalam menjaga stabilitas harga dan distribusi pangan. Pada tahun 2026 mendatang, Pemprov Papua berencana meningkatkan jumlah cadangan beras menjadi 35 ton,” terangnya. 

Penambahan ini, kata Lunanka, akan difokuskan untuk memperkuat respons terhadap kondisi darurat, termasuk konflik sosial dan bencana alam.

Lunanka juga mengatakan, untuk ketersediaan CBP daerah dinilai sangat penting sebagai jaring pengaman sosial, sekaligus sebagai instrumen untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga pangan di tengah dinamika ekonomi dan iklim yang tak menentu.

Dengan langkah ini, kata Lunankan, Papua menunjukkan keseriusannya dalam membangun ketahanan pangan yang inklusif dan berkelanjutan, demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat. ***(Imelda)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wagub Aryoko: Pelaksanaan MBG di Papua Tak Bisa Dilakukan Biasa-biasa saja

23 January 2026 - 15:34 WIT

Tim Penggerak Percepatan Pembangunan Dilantik, Gubernur Papua: Hadirkan Solusi Berdampak

15 January 2026 - 10:38 WIT

Hearing Center Hadir di RSUD Jayapura

9 January 2026 - 13:49 WIT

7 Regulasi Non-APBD 2026 Siap Ditetapkan untuk Pembangunan Inklusif Papua

9 January 2026 - 12:27 WIT

Perkuat Akuntabilitas, Gubernur Papua Serahkan DPA ke OPD

5 January 2026 - 18:04 WIT

Gubernur Papua Dorong ASN Tingkatkan Disiplin, Kinerja, dan Pelayanan Publik

5 January 2026 - 17:35 WIT

Trending di KABAR PAPUA