KABARPAPUA.CO, Ilaga – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak resmi menggelar kegiatan Sosialisasi Rencana Pemekaran Kampung dan Distrik Tahun 2026. Kegiatan penting ini dipimpin langsung Bupati Puncak Elvis Tabuni, yang digelar di Aula Negelar, Ilaga, Puncak, Papua Tengah, Senin, 27 Juli 2026.
Dalam kegiatan ini, turut hadir Ketua DPRK Puncak Thomas Tabuni, Penjabat Sekda Puncak Nenu Tabuni, unsur forkopimda, pimpinan dan anggota DPRK Puncak, para kepala OPD, 25 kepala distrik, 206 kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, dan elemen masyarakat setempat.
Sambutan Bupati Puncak Elvis Tabuni memaparkan data resmi terkait rencana penataan wilayah di Kabupaten Puncak. Pemerintah daerah telah menetapkan rencana pemekaran sebanyak 94 kampung baru, sehingga jumlah kampung yang semula 206 akan bertambah menjadi 300 kampung.
“Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan penambahan 5 distrik baru, menjadikan total distrik di Kabupaten Puncak dari 25 distrik meningkat menjadi 30 distrik,” terang Elvis dalam pernyataan tertulisnya kepada media di Papua, Senin, 27 Juli 2026.
Bupati Elvis Tabuni juga menegaskan, kampung-kampung yang direncanakan untuk dimekarkan belum otomatis menjadi kampung definitif. Seluruhnya masih harus melalui proses kajian dan penelitian sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Nantinya, akan dilakukan pemeriksaan terhadap seluruh persyaratan, seperti jumlah penduduk yang memadai, luas dan batas wilayah yang jelas, kesiapan administrasi pemerintahan, serta persyaratan teknis lainnya,” jelas Elvis.
“Apabila seluruh persyaratan telah terpenuhi, maka proses pemekaran dapat dilanjutkan sesuai tahapan yang berlaku,” kata Elvis menambahkan.
Elvis juga berharap dukungan dari seluruh masyarakat, para kepala kampung, kepala distrik, tokoh adat, dan semua pihak untuk membantu pemerintah dalam melengkapi dokumen, serta administrasi yang diperlukan.
Menurut Elvis, proses pemekaran ini bukan pekerjaan yang mudah dan instan, melainkan harus mengikuti tahapan agar hasilnya benar, sah, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Elvis juga mengatakan, jumlah itu telah melalui kajian matang dan ditetapkan sebagai kebijakan resmi pemerintah daerah dan juga sudah menjadi perencanaan pemerintah daerah. Sehingga tak akan ditambahkan dan tak akan dikurangi.

“Oleh karena itu, saya meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan aksi demonstrasi, tidak melakukan pemaksaan kehendak, dan tidak membuat tuntutan di luar ketentuan yang telah ditetapkan,” terang Elvis di hadapan para peserta sosialisasi.
Lebih lanjut, Bupati Puncak Elvis Tabuni memperingatkan agar seluruh masyarakat tidak melakukan tindakan pemalangan fasilitas umum maupun kantor pemerintahan pascakegiatan sosialisasi ini.
Elvis menegaskan tidak akan segan-segan memberikan teguran lisan maupun tertulis serta mengambil langkah hukum sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku bagi pihak yang tetap mengganggu ketertiban umum.
Elvis mengajak seluruh kepala distrik, kepala kampung, dan tokoh masyarakat untuk bergotong royong membantu pemerintah dalam melengkapi dokumen administrasi yang diperlukan secara bertahap sesuai mekanisme hukum.
Pada kesempatan yang sama, Elvis menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh masyarakat Puncak atas suksesnya pelantikan kepala distrik dan kepala kampung beberapa waktu lalu yang berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa gangguan berarti.
“Keberhasilan ini saya nilai sebagai bukti nyata kedewasaan masyarakat dalam menjaga persatuan daerah,” kata Bupati Puncak, Elvis Tabuni.
Selain fokus pada penataan wilayah administrasi, Elvis juga mengalihkan perhatian pada sektor ketahanan pangan lokal. Ia mengajak masyarakat untuk lebih giat berkebun dan memanfaatkan lahan kosong yang dimiliki.
Sebagai bentuk dukungan nyata, kata Elvis, Pemkab Puncak menyiapkan program penghargaan atau hadiah khusus bagi masyarakat yang berhasil membuka dan mengelola kebun dengan baik.
“Tim penilai dari Dinas Pertanian Kabupaten Puncak akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi berdasarkan kriteria lokal yang telah ditentukan,” jelas Elvis.
Program ini, kata Elvis, diharapkan mampu memotivasi warga untuk memperkuat ekonomi keluarga sekaligus memajukan sektor pertanian di Kabupaten Puncak.
Menutup arahannya, Elvis mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya dan senantiasa menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif demi kemajuan bersama. ***(Diskominfo Puncak)


















