KABARPAPUA.CO, Serui– Pedagang Pasar Ikan Aroro Iroro Serui menyampaikan aspirasi untuk rehabilitasi, renovasi perluasan pasar, penambahan akses tangga bagi nelayan, hingga perbaikan penerangan untuk menunjang aktivitas jual beli ikan di malam hari, serta penataan fasilitas pasar ikan. Aspirasi disampaikan kunjungan Wakil Ketua II DPRK Kepulauan Yapen, Djorge Diamon Logianto, Rabu 4 Maret 2026.
Kepala Kampung Pasir Hitam, Marten L. Worumi menjelaskan pedagang berharap pasar yang telah dibangun pemerintah dapat dimanfaatkan secara maksimal dan tidak lagi digunakan untuk berjualan di badan jalan maupun di area taluk pasar.
Menurutnya, terdapat dua permintaan utama masyarakat. Pertama, rehabilitasi pasar ikan agar diperluas sehingga masyarakat dari kampung-kampung dapat berjualan di tempat yang telah disediakan. Kedua, pembangunan dua tangga naik di sisi timur dan selatan pasar agar kapal nelayan dari kampung bisa langsung merapat dan menjual hasil tangkapan di dalam pasar, bukan di taluk.

Selain itu, persoalan penerangan juga menjadi perhatian. Lampu di area pasar dinilai kurang terang saat malam hari, sehingga pedagang berharap adanya tambahan lampu untuk menunjang keamanan dan kenyamanan.
“Pedagang juga meminta dibuatkan akses bongkar muat yang memadai bagi nelayan, agar aktivitas penjualan ikan lebih tertib dan terpusat di dalam area pasar.”
Mewakili pedagang, Marten menyampaikan terima kasih atas bantuan alkon yang diberikan. “Alkon sebelumnya sudah rusak sekitar satu tahun lalu,tapi kami bersyukur sudah ada alkon pengganti tang baru” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRK Yapen, Djorge Diamon Logianto berjanji akan membantu pengadaan lampu penerangan untuk pasar ikan. Ia juga mengingatkan agar fasilitas yang diberikan dapat dijaga dan dirawat dengan baik.
“Nanti saya bantu lampu untuk penerangan, tapi tolong dijaga dengan baik. Alkon air yang sudah diberikan juga harus dirawat,” katanya.
Djorge menjelaskan, bantuan tersebut diberikan setelah mendengar langsung keluhan pedagang yang selama ini harus menimba dan mengangkat air secara manual. Dengan adanya alkon baru, diharapkan aktivitas pedagang menjadi lebih mudah dan nyaman.
Ia menegaskan akan mengawal aspirasi masyarakat semampunya, dengan tetap menyesuaikan kondisi fiskal dan keuangan daerah yang saat ini belum sepenuhnya stabil. *** (Ainun Faathirjal)


















