Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 22 May 2024 23:11 WIT

Pedagang Ikan Asar Jayapura Naik Kelas, Lapak Jualan Pakai Booth Kontainer


					Penampakan pedagang ikan asar menggunakan booth kontainer bantuan Dinas Perikanan Kota Jayapura, Rabu 22 Mei 2024. (KabarPapua.co/Natalya Yoku) Perbesar

Penampakan pedagang ikan asar menggunakan booth kontainer bantuan Dinas Perikanan Kota Jayapura, Rabu 22 Mei 2024. (KabarPapua.co/Natalya Yoku)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Pedagang ikan asar atau ikan asap di Kota Jayapura, Papua semakin berkembangan maju. Lapak jualan yang biasanya memanfaatkan meja kayu kini berganti menggunakan booth kontainer.

Pemandangan ini terlihat di kawasan Pasar Mama Papua Jalan Percetakan Kota Jayapura, Rabu 22 Mei 2024. Mama pedagang ikan asar telah berjualan menggunakan booth kontainer bantuan dari Dinas Perikanan Kota Jayapura.

Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi, menjelaskan bantuan booth kontainer ini menggantikan bantuan meja jualan yang selama ini kurang efektif. Selain 8 booth kontainer, pihaknya menyerahkan bantuan cool box dan kantong kemasan ikan asar.

“Meja jualan yang kami berikan kurang efektif, karena berbagai  keterbatasan, maka kami ganti yang lebih representatif. Tentunya yang lebih baik, nyaman dan memberikan daya tarik bagi pembeli,” ujarnya.

Penampakan pedagang ikan asar menggunakan booth kontainer bantuan Dinas Perikanan Kota Jayapura, Rabu 22 Mei 2024. (KabarPapua.co/Natalya Yoku)

Bantuan booth kontainer bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus). Bantuan ini menjadi langkah awal bagi pemerintah daerah untuk mengganti meja jualan pedagang.  “Semoga akan bertambah lagi di beberapa tempat, sehingga para pelaku usaha binaan bisa menjual produknya dengan lebih baik,” ucapnya.

Matheys menyebut ada dua mama Papua penerima bantuan telah memiliki Sertifikat Good Manufacturing Practices (GMP). Sertifikat ini diberikan kepada pelaku usaha yang telah menerapkan GMP.

Selain cara pengolahannya, sertifikat GMP juga menilai dari cara mengasar ikan, kebersihan, fasilitas sanitasi yang  sudah sesuai dengan standar produk makanan berkualitas. Sertifikat ini juga menambah kepercayaan masyarakat terhadap komoditas perikanan higienis dan layak konsumsi semua usia.

“Kami harap bantuan booth kontainer n dapat memberikan manfaat serta mendukung usaha dari mama pengasap maupun pengolah ikan yang ada di Kota Jayapura,” tutup Matheys.

Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey meninjau booth kontainer pedagang ikan asar, Rabu 22 Mei 2024. (KabarPapua.co/Natalya Yoku)

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey memberikan apresiasi bantuan boot kontainer kepada mama pedagang ikan asar. Menurut dia, bantuan ini langkah awal memberdayakan usaha kecil menengah, khususnya mama penjual ikan asar.

“Bantuan dari teman-teman Dinas Perikanan sangat nyaman dan representatif. Hari ini ada 8 booth kontainer untuk mama pengasap ikan,” terangnya.

Salah satu penerima manfaat both kontainer, Mama Simida Fonataba merasa sangat bersyukur dengan bantuan booth kontainer pemerintah. “Puji Tuhan setelah berapa lama mama jualan ikan asar, kena panas kena hujan, sekarang mama baru punya tempat jualan yang lebih baik dan nyaman,” akunya.

Ia berharap para pedagang Papua lainnya mendapatkan bantuan serupa dari pemerintah Kota Jayapura. “Mama punya saudara-saudara juga bisa dapat tempat seperti ini, yang penting dorang (mereka) mau terus dibina dan didampingi sama dinas,”ujar Mama Simida dengan mata berbinar. *** (Natalya Yoku)

Artikel ini telah dibaca 159 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT PLN IP UBP Holtekamp Laksanakan Apel Bulan K3 Nasional 2026

21 January 2026 - 23:16 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

PELNI Nabire Antisipasi Super Flu di Jalur Laut

19 January 2026 - 22:47 WIT

Program MBG Tingkatkan Ekonomi Peternak Ayam Lokal di Kepulauan Yapen

19 January 2026 - 20:21 WIT

Cafe Repot, Ruang Kreatif Anak Muda Yapen Berkonsep Kolaborasi Lokal

18 January 2026 - 19:08 WIT

Pelni Serui Layani 6.770 Penumpang Selama Mudik Nataru 2025-2026

15 January 2026 - 21:06 WIT

Trending di BISNIS