Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 8 Apr 2026 06:59 WIT

Papua Waspada Gelombang Laut Tinggi 


					ilustrasi ombak di lautan. Foto: pexels Perbesar

ilustrasi ombak di lautan. Foto: pexels

KABARPAPUA.CO, Jakarta– Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 7-10 April 2026.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 4 – 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat daya – barat laut dengan kecepatan angin berkisar 6 – 20 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia barat Bengkulu dan Laut Sulawesi bagian Timur. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 – 2.5 meter berpeluang terjadi juga di Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya, Samudra Pasifik utara Papua Barat, dan Samudra Pasifik utara Papua.

Kemudian di Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, Samudra Hindia barat Kep. Nias, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia Barat Bengkulu, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Bali, Samudra Hindia selatan NTB, Samudra Hindia selatan NTT, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku. 

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m). 

Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada. *** (Katharina/rls)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Geger! Dua Jenazah Ditemukan di Kalisemen Nabire

16 April 2026 - 11:28 WIT

Polisi Memburu Pelaku Pembakar Bangunan RSUD Paniai

16 April 2026 - 00:42 WIT

Polda Papua Tengah Pastikan Situasi Terkendali Pasca Peristiwa Dogiyai

15 April 2026 - 20:10 WIT

Kebakaran Rumah Kos di Kotaraja Jayapura, Kerugian Rp1,5 Miliar

14 April 2026 - 16:59 WIT

Perselisihan Pasutri di Timika Berakhir Tragis

14 April 2026 - 13:25 WIT

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Pria di Kamar Kos di Nabire

13 April 2026 - 19:20 WIT

Trending di PERISTIWA