Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

POLITIK · 22 Apr 2024 20:43 WIT

NasDem Papua Belum Buka Pendaftaran Pilkada 2024, Bappilu: Mau Survei Dulu


					Ketua Bappilu DPW Partai NasDem Papua, Jhoni Banua Rouw. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Ketua Bappilu DPW Partai NasDem Papua, Jhoni Banua Rouw. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – DWP Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Papua belum membuka pendaftaran calon kepala daerah untuk Pilkada 2024.

“Memang DPW Partai NasDem Papua belum membuka pendaftaran untuk Pilkada 2024. Kami masih akan melakukan survei terlebih dulu,” kata Ketua Bappilu DPW Partai NasDem Papua, Jhoni Banua Rouw, Senin 22 April 2024.

Jhoni menjelaskan, survei tersebut untuk mengecek elektabilitas bakal calon kepala daerah yang mendaftar untuk diusung pada Pilkada 2024. Hal itu menjadi bagian dari strategi partai.

“Kita sedang melihat dinamika yang ada. Semua partai punya strategi masing-masing, bisa saja kita buka pendaftaran dan bisa juga tidak buka pendaftaran,” ujar Jhoni.

NasDem Papua akan melakukan survei guna menentukan kandidat yang mendapat dukungan masyarakat.  Pihaknya juga akan berdiskusi guna menghasikan keputusan yang tepat.

“Tentu jika masyarakat bilang saya dukung dia, masyarakat punya pilihan, dan pasti tahu siapa dia dan kenapa memilihnya. Kami juga akan diskusi karena partai mempunyai prinsip survei adalah harga mati untuk menentukan kandidat terbaik,” katanya.

Bidik Calon Pemimpin Merakyat

Jhoni mengaku dalam proses pendaftaran hingga tahapan, NasDem tidak punya kepentingan atas siapapun dalam memilih dan menentukan pemimpin yang mengedepankan masyarakat demi pembangunan Papua.

“Kalau calon-calon sudah banyak yang dilirik, baik gubernur, bupati dan walikota sudah kita inventalisir. Kita membangun komunikasi, dan tentu juga tanpa mahar,” tegasnya.

Ketua DPR Papua ini juga menyampaikan komitmen pada tahapan Pilkada 2024 untuk Partai Nasdem itu tanpa mahar, selain dari hasil survei. Namun, pihaknya akan mengedepankan visi misi yang sama demi pembangunan lebih baik.

“Untuk koalisi kita pasti berkoalisi, koalisi dengan partai mana saja, bisa sama-sama tentu kami bersama partai dengan melihat kepentingan rakyat, tidak melihat mahar dan bayaran,” katanya.

Sementara untuk survei sendiri, Jhoni menyebut akan segera berjalan. Selain dari hasil survei, tidak menutup kemungkinan kandidat yang diusung bisa dari kader partai maupun non-kader.

“Bisa saja, NasDem selalu mengusung begitu bisa kader, bisa dari bukan kader, maka saya mengatakan indikator utama adalah kita ada survei, bukan lain,” ujarnya.

Jhoni pun mempersilahkan para calon yang mempunyai kerinduan datang dan mau menjadi pemimpin di tanah Papua untuk berkomunikasi dengan NasDem. “Silakan berkomunikasi dengan kami di NasDem,” pungkasnya. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Yulianus Rumbairusy: Rekomendasi PAN untuk Pilkada Papua Belum Final

25 May 2024 - 16:37 WIT

Yoris Raweyai Didelegasikan Jadi Pimpinan DPD RI 2024-2029

25 May 2024 - 09:30 WIT

Dewan Adat Saireri Suarakan Pilkada Damai di Papua

21 May 2024 - 16:00 WIT

Ondoafi Sentani Dukung Paulus Waterpauw Jadi Gubernur Papua

20 May 2024 - 22:36 WIT

Disindir Hanya Peramai Bursa Pilkada Jayapura, Orgenes Kaway Beri Jawaban Menohok

16 May 2024 - 22:59 WIT

6 Parpol Buka-bukaan Soal Sosok Paulus Waterpauw: Beda dari yang Lain

16 May 2024 - 18:39 WIT

Trending di POLITIK