Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PUBLIK · 27 Sep 2025 08:59 WIT

MRP Minta Yayasan MBG Membeli Bahan Makanan dari Petani Lokal


					Ketua MRP Nerlince Wamuar Rollo saat diwawancara wartawan.  (KabarPapua.co/Imelda)
Perbesar

Ketua MRP Nerlince Wamuar Rollo saat diwawancara wartawan. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Majelis Rakyat Papua (MRP) meminta Yayasan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Papua untuk mengutamakan pembelian bahan makanan dari kelompok petani lokal, bukan dari pedagang besar atau pengusaha luar daerah. 

Seruan ini disampaikan langsung Ketua MRP Nerlince Wamuar Rollo dalam upaya memperkuat dampak sosial dan ekonomi dari program pendidikan yang dijalankan yayasan.

Menurut Nerlince, hasil evaluasi MRP menunjukkan bahwa masih ada yayasan MBG yang memasok bahan makanan dari luar Papua, padahal potensi lokal sangat besar dan harga lebih terjangkau.

 “Jika yayasan mengambil langsung dari kelompok tani, maka harga bisa lebih murah dan kualitasnya tetap terjaga. Ini juga membuka peluang bagi petani lokal untuk menjadi pemasok utama,” ujarnya di Kota Jayapura, Jumat, 26 September 2025

Menurut Nerlince, Provinsi Papua dikenal memiliki banyak kelompok tani, khususnya petani sayur yang siap memenuhi kebutuhan dapur MBG. 

Nerlince menekankan, pemanfaatan hasil pertanian lokal tidak hanya menekan biaya operasional yayasan, tetapi juga memberikan pendapatan yang lebih stabil bagi petani.

“Dengan membeli langsung dari kelompok tani, yayasan tidak hanya mendapatkan harga yang lebih baik, tetapi juga turut memberdayakan ekonomi masyarakat lokal,” katanya.

MRP berharap yayasan MBG membuka ruang kerja sama yang lebih luas dengan kelompok tani dan kelompok perempuan di Jayapura dan sekitarnya. 

Langkah ini dinilai penting agar program pendidikan yang dijalankan yayasan turut mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Papua.

“Saya mendorong yayasan untuk mengevaluasi sistem pengadaan bahan makanan agar lebih berpihak pada petani lokal. Ini bukan hanya soal efisiensi, tapi juga soal keadilan dan pemberdayaan,” tutup Nerlince. ***(Imelda)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Paulus Waterpauw Usulkan Lanny Jaya Berdayakan Potensi Guru Asli Papua

9 January 2026 - 14:06 WIT

Kopi Papua Go International, Paulus Waterpauw Dorong Investasi Serius

9 January 2026 - 12:48 WIT

PLN All-Out di Aceh, Direksi dan Relawan Percepat Pemulihan Fasilitas Umum

21 December 2025 - 07:11 WIT

Danantara dan BUMN Salurkan Bantuan untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh

21 December 2025 - 00:48 WIT

Prabowo Gaspol Bangun Papua, Paulus Waterpauw: Investasi Hulu-Hilir, Kerja untuk Anak Lokal

17 December 2025 - 11:44 WIT

Aksi Percepatan Papua Diluncurkan, Paulus Waterpauw Ingatkan Jangan Jadi Dokumen Kosong

17 December 2025 - 07:32 WIT

Trending di PUBLIK