KABARPAPUA.CO, Nabire – Milad Muhammadiyah tahun 2025 ke-133, diharapkan menjadi pengingat gerakan dakwah dan sosial yang harus terus relevan dengan tantangan zaman. Hal itu diungkapkan Asisten II Sekda Provinsi Papua Tengah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H. Tumiran.
Menurut Tumiran, di berbagai penjuru Indonesia, Muhammadiyah berdiri sebagai gerakan pembaruan, termasuk di tanah Papua. Peran Muhammadiyah sangat dirasakan membawa hal positif.
“Untuk itu, atas nama pemerintah daerah Provinsi Papua Tengah, saya sampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya,” kata Tumiran saat memberikan sambutan pada acara hari jadi Muhammadiyah ke-113 di Islamic Center, Nabire, Kamis, 11 Desember 2025.

Tumiran juga menegaskan, perayaan milad ke-113 Muhammadiyah adalah momen refleksi untuk terus menebarkan manfaat bagi sesama.
“Semangat Islam yang berkemajuan harus menjadi energi bagi kita untuk bekerja, berkarya, dan melayani masyarakat dengan tulus dan penuh integritas,” katanya. ***(Vero)
























