Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 14 Jan 2026 17:31 WIT

Papua Tengah Waspada Super Flu, Masyarakat Diminta Segera Lapor Jika Bergejala


					Ilustrasi super flu. Foto: Net Perbesar

Ilustrasi super flu. Foto: Net

KABARPAPUA.CO, Nabire– Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Papua Tengah mengeluarkan surat imbauan kewaspadaan bagi masyarakat terkait maraknya super flu. Langkah ini diambil dalam rangka  peningkatan kewaspadaan dini terkait sejumlah kasus serupa di sejumlah wilayah.  

Surat Imbauan bernomor 400.7/006.01/DKP2KB ditujukan kepada seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, serta kepada masyarakat umum hingga masyarakat.

Kepala DKP2KB , dr. Agus menyampaikan surat imbauan  bertujuan untuk memutus rantai penularan sedini mungkin. Ada beberapa poin krusial yang ditegaskan dalam surat imbauan tersebut:

  1. Selalu mengikuti perkembangan informasi resmi terkait super flu yang disampaikan oleh kementrian kesehatan RI, Pemprov Papua Tengah, dan Dinas kesehatan Kabupaten / Kota. 
  2. Meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan diri.
  3. Menunda atau membatasi perjalanan yang tidak mendesak ke wilayah yang teridentifikasi memiliki pengingkatakan kasus super flu. 
  4. Bagi masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di wilayah dengan potensi penularan agar senantiasa mengikuti arahan dan ketentuan pencegahan yang di tetapkan oleh pemerintah setempat. 
  5. Apabila mengalami gejala yang mengarah pada super flu agar, melakukan isolasi mandiri, melaporkan kondisi kesehatan kepada puskesmas , rumah sakit, atau dinas kesehatan setempat.
  6. Kepada fasilitas kesehatan agar meningkatkan kesiapsiagaan deteksi dini dan surveilans, menyediakan sarana pencegahan infeksi, serta melaporkan secara berjenjang setiap temuan kasus suspek superflu.

“Kolaborasi antarpemerintah , tenaga medis, dan masyarakat untuk mengikuti imbauan diharapkan dapat menekan angka penyebaran penyakit,” ujarnya. *** (Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kala Gubernur Meki Nawipa Pilih Rayakan Hardiknas di Tengah Siswa Disabilitas

2 May 2026 - 23:20 WIT

DP3AKB Papua Tengah Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Kearifan Budaya 

1 May 2026 - 14:58 WIT

Ratusan Warga Nabire Rayakan Hari Integrasi dengan Pawai Merah Putih 

1 May 2026 - 14:35 WIT

Pembukaan Tujuh Dapur SPPG di Nabire Terpaksa Dijadwalkan Ulang 

25 April 2026 - 21:45 WIT

Gubernur Meki Nawipa: Pesantren jadi Pusat Pembinaan Moral untuk Papua Tengah Bermartabat

25 April 2026 - 10:54 WIT

Akses Makin Mudah, Batik Air Jawab Konektivitas Papua Tengah

23 April 2026 - 12:13 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH