Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 1 Jun 2026 21:10 WIT

Ledakan Bom di Biak juga Melukai 19 Orang


					Rumah warga di kompleks nelayan di Biak Numfor yang hancur akibat ledakan bom. Foto: Humas Polda Papua 
Perbesar

Rumah warga di kompleks nelayan di Biak Numfor yang hancur akibat ledakan bom. Foto: Humas Polda Papua

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Polda Papua mendata terdapat 19 orang yang mengalami luka-luka ringan akibat ledakan bom di kawasan perikanan, Kompleks Perumahan Nelayan, Jalan Walter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor yang terjadi pada Minggu 31 Mei 2026, sekitar pukul 14.45 WIT.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito menjelaskan ke-19 orang ini sudah mendapatkan penanganan medis.

Ledakan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan di sekitar lokasi. Berdasarkan hasil pendataan sementara, terdapat 12 bangunan yang terdampak, terdiri dari 3 bangunan rusak ringan, yakni 2 unit rumah dan 1 gereja, serta 9 bangunan mengalami kerusakan parah, dengan 4 rumah hancur total yang berada tepat di sekitar titik sumber ledakan dan 5 bangunan lainnya mengalami rusak berat.

“Terdapat 55 warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman imbas dari ledakan itu. Dari 55 orang tersebut, tiga orang di antaranya adalah balita,” kata Cahyo, Senin 1 Juni 2026.

Menurut sejumlah saksi, ledakan terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan suara yang sangat keras hingga terdengar dari radius yang cukup jauh. “Warga sekitar yang mendengar ledakan segera berdatangan untuk memberikan pertolongan kepada korban sebelum aparat dan tim gabungan tiba di lokasi,” katanya.

Siang ini, Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Papua akan tiba di Biak. Kehadiran tim Jibom bertujuan untuk melakukan sterilisasi sekaligus penanganan tempat kejadian perkara guna memastikan tidak terdapat benda berbahaya lainnya yang berpotensi mengancam keselamatan petugas maupun masyarakat sekitar.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Tim Jibom akan melakukan penyisiran dan sterilisasi secara menyeluruh karena masih dimungkinkan terdapat benda-benda berbahaya lainnya di sekitar lokasi ledakan,” jelasnya.

Polda Papua mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap benda-benda mencurigakan yang diduga merupakan sisa peninggalan perang.

Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melaksanakan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan, sementara lokasi kejadian tetap berada dalam pengamanan aparat kepolisian guna kepentingan evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut.Dari kejadian ini, 8 orang meninggal dunia. Sebanyak 5 jenazah sudah dievakuasi ke rumah sakit setempat. Sementara 3 orang lainnya masih dalam pencarian. *** (Katharina/Rls)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Penampakan Rumah Warga yang Hancur Akibat Ledakan Bom di Biak

31 May 2026 - 21:25 WIT

Berkelakuan Baik, Dua Warga Binaan di Biak dan Jayapura Terima Remisi Waisak

31 May 2026 - 20:40 WIT

5 Orang Meninggal Dunia, 3 Orang Belum Ditemukan Akibat Ledakan Bom di Biak Numfor

31 May 2026 - 20:18 WIT

Polda Papua Tabuh Genderang Perang Melawan Kejahatan 3C

30 May 2026 - 21:01 WIT

Gelar Uji Publik RUU HAM di Papua, Wamen HAM RI Serap Aspirasi Masyarakat

30 May 2026 - 18:37 WIT

PLN Salurkan 23 Hewan Kurban di Tanah Papua

28 May 2026 - 20:35 WIT

Trending di PERISTIWA