KABARPAPUA.CO, Kaimana – Anggota Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), Lodewijk Harri Marani menerima sejumlah aspirasi dari masyarakat saat melakukan kegiatan penyaluran aspirasi di Kabupaten Kaimana pekan lalu.
Anggota MRPB dari Kelompok Kerja (Pokja) Agama ini mengaku, aspirasi itu berasal dari pertemuanya dengan pengurus Klasis GKI Kaimana hingga kunjungan ke jemaat GPI di Kampung Wamesa, Distrik Waho, Kabupaten Kaimana.
Dalam pertemuan itu, Lodewijk turut didampingi dua anggota MRPB lainya yaitu, anggota Pokja Adat, Samuel Aboda dan anggota Pokja Perempuan, Marthina Sawi.
“Usulan yang disampaikan bervariasi. Ada yang terkait pembangunan Kantor Klasis GKI yang komprehensif hingga kelanjutan pembangunan gedung gereja yang ada di beberapa kampung,” jelas Lodewijk pada KabarPapua.co, lewat telepon selulernya, Kamis, 25 Juni 2026.

Selain itu, kata Lodewijk, adapula usulan terkait pengadaan mobil operasional klasis, insentif bagi para pendeta, pembangunan asrama untuk pelajar SMP dan SMA/SMK, hingga kuota wisata rohani ke Israel.
“Kalau untuk gereja di kampung-kampung, ada yang minta perhatian terkait pembangunan pagar gereja, pembangunan dan penyelesaian rumah pastori, pembuatan papan nama gereja, mesin diesel, perahu fiber dan motor Jhonson untuk pelayanan, serta pembelian kursi plastik dan tenda jadi,” terang Lodewijk.
Semua aspirasi yang diterima ini, kata Lodewijk, selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui pembahasan dalam rapat di MRPB. “Nanti setelah diplenokan barulah diserahkan ke DPR Papua Barat,” katanya.
Lodewijk berharap, aspirasi yang telah disampaikan oleh masyarakat ini nantinya dapat diakomodir oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam APBD Perubahan 2026, maupun APBD murni tahun 2027 mendatang. ***(Yosias Wambrauw)


















