Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 6 Aug 2026 00:08 WIT

Kuasa Hukum Yayasan Pengelola Dapur MBG di Depapre Buka Suara


					Pasien keracunan makanan yang dirawat di tenda darurat RSUD Yowari Sentani. Foto: Pendam Cenderawasih Perbesar

Pasien keracunan makanan yang dirawat di tenda darurat RSUD Yowari Sentani. Foto: Pendam Cenderawasih

KABARPAPUA.CO, Sentani– Yayasan Kasih Iman Samuel Papua (KISP) menghentikan sementara operasional Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Depapre, pasca dugaan keracunan massal pada Selasa 4 Agustus 2026.

Keracunan diduga saat para siswa mulai dari PAUD hingga SMA, serta sejumlah orang dewasa mengkonsumsi menu Makan bergizi Gratis (MBG) yang di dalam ompreng berisi sayur kuah sawi, telur dadar, tempe bacem dan irisan buah semangka. 

Kuasa Hukum Yayasan KISP, Yansen Marudut menjelaskan walau belum bisa menyimpulkan penyebab pasti insiden karena masih menunggu hasil laboratorium terkait sampel makanannya.

Dia menjelaskan dapur SPPG Depapre mendistribusikan sekitar 2.200 porsi makanan ke sejumlah sekolah, posyandu, dan lokasi penerima manfaat lainnya di Distrik Depapre. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 persen penerima manfaat dilaporkan mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan makanan yang dibagikan.

Pihaknya mengaku, akibat kejadian ini, sejumlah karyawan di dapur SPPG yayasan tersebut diperiksa polisi 

“Yayasan KISP akan bertanggung jawab terhadap seluruh biaya pengobatan penerima manfaat yang terdampak, termasuk menanggung seluruh biaya pengobatan para korban. Kami juga menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada kepolisian dan siap menerima apa pun hasil investigasi, termasuk hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang setiap hari memang kami simpan sesuai standar operasional BGN,” katanya. *** (katharina)

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Komnas HAM Papua: Pembunuhan Warga Sipil di Wamena Kejahatan Kriminal Serius

18 September 2026 - 07:13 WIT

Lapas Kelas II B Serui Laksanakan Razia Blok Hunian WBP

16 September 2026 - 20:55 WIT

Aksi Kejam OPM Ndugama: Sopir Lajuran Wamena Dibakar bersama Mobilnya

16 September 2026 - 15:18 WIT

Pesawat Pengangkut BBM Tergelincir di Bandara Mulia

16 September 2026 - 06:41 WIT

Marak Pengeroyokan, Polres Kepulauan Yapen Gencarkan Patroli Humanis

14 September 2026 - 19:35 WIT

Bhayangkari Daerah Papua Tengah Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Paniai

13 September 2026 - 13:01 WIT

Trending di PERISTIWA