Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

POLITIK · 29 Jul 2025 07:03 WIT

Ketua LMA Port Numbay Serukan Persatuan Jelang PSU PIlgub Papua


					Ketua LMA Port Numbay George A. Awi. Perbesar

Ketua LMA Port Numbay George A. Awi.

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura- Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Papua yang akan dilaksanakan 6 Agustus 2025, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay, George Awi mengajak seluruh masyarakat di Bumi Cenderawasih untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta persatuan di Bumi Cenderawasih.

Dia menjelaskan, dalam menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas aparat keamanan TNI Polri, tetapi tugas seluruh masyarakat. Apalagi keamanan adalah kunci utama dalam mendukung kelancaran pembangunan.

“Mari, kita ikut menjaga keamanan di tanah Papua. Dengan keamanan yang baik, maka tercipta kenyamanan bersama, terlebih menjelang pelaksanaan PSU di Papua,” jelasnya, Senin 28 Juli 2025.

Pada PSU Papa mendatang, dirinya mengajak masyarakat Papua menggunakan hak politiknya dengan cara mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Dia mengingatkan politik adalah untuk memilih pemimpin terbaik yang mampu membawa kesejahteraan dan pembangunan di Bumi Papua, sehingga masyarakat dapat menikmati hasilnya, hingga anak cucu.

“Suara masyarakat Papua sangat menentukan pembangunan untuk lima tahun ke depan, maka gunakanlah hak pilih saudara dengan sebaiknya dengan cara mendatangi TPS. Hal ini juga menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai Warga Negara Indonesia yang baik. Jadi, jangan Golput,” katanya.

George Awi yang juga Ondoafi Nafri menyerukan masyarakat Papua tak terpancing berita bohong atau hoaks yang banyak beredar menjelang PSU Pilgub Papua. Dirinya meminta masyarakat lebih bijak dalam bermedsos.

“Jangan terpengaruh informasi tidak benar atau hoaks di media sosiall (medsos) yang dapat memecah belah persatuan, apalagi jika sudah membawa isu Suku, Ras dan Agama (SARA) dalam PSU. Baiknya, jika masyarakat menemukan informasi yang belum benar kejelasannya, perlu ditanyakan kembali kepada para pihak yang berwajib,” tuturnya. ***(siaran pers)

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bahlil Lahadalia Bertekad Maju Caleg Lewat Dapil Papua di Pemilu 2029

25 April 2026 - 19:05 WIT

Nancy Raweyai Pertanyakan Substansi Kunjungan Wapres RI di Papua Tengah

23 April 2026 - 11:22 WIT

Mengenal Tabura, Cara Bawaslu Papua Kawal Suara Rakyat Lewat Literasi

10 April 2026 - 17:04 WIT

Stop Buang Suara Rakyat! Pakar NSL Usul Ambang Batas Fraksi Gantikan Threshold

28 February 2026 - 06:23 WIT

Jansen Monim Perkuat Kepemimpinan Golkar di Kabupaten Jayapura 

12 February 2026 - 16:21 WIT

Dominggus Catuwe Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sarmi

10 February 2026 - 17:02 WIT

Trending di POLITIK