Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 17 Sep 2025 18:04 WIT

Keamanan Elelim Membaik, Ratusan Warga Masih Mengungsi Imbas Kerusuhan  


					Warga Yalimo yang mengungsi ke sejumlah pos keamanan di Yalimo. Foto: Polres Yalimo Perbesar

Warga Yalimo yang mengungsi ke sejumlah pos keamanan di Yalimo. Foto: Polres Yalimo

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Ratusan warga Elelim di Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan mengungsi ke sejumlah pos keamanan Polri. Pengungsi bahkan menyebar hingga ke Polres Jayawijaya di Kabupaten Jayawijaya yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Yalimo.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito merinci terdapat 350 orang sampai saat ini masih bertahan di Polres Yalimo, lalu sebanyak 35 kepala keluarga (KK) di Polres Jayawijaya dan puluhan warga menyebar di pos keamanan setempat.

“Aparat keamanan bersama pemerintah terus berkolaborasi dengan tokoh adat, agama, perempuan dan pemuda mencegah agar potensi konflik di Yalimo tak meluas. Sampai saat ini, situasi di Yalimo mulai pulih,” jelas Cahyo kepada wartawan di Mako Brimob Polda Papua, Rabu 17 September 2025. 

Guna menjaga keamanan di Elelim, Polda Papua telah menggeser 4 satuan setingkat pleton (SST) yakni 2 SST dari Brimob Jayawijaya dan 2 SST dari Brimob Polda Papua. “Personel ini ditempatkan di pusat kota Elelim,” katanya.  

Evakuasi Korban

Warga Yalimo yang mengungsi ke sejumlah pos keamanan di Yalimo. Foto: Polres Yalimo

Sementera  untuk korban luka pasca kerusuhan Elelim terdata 5 aparat keamanan TNI Polri mengalami luka-luka,  18 orang warga sipil dirawat di RSUD Yalimo, RSUD Wamena, dan RS Bhayangkara Jayapura.

Cahyo bilang di RS Bhayangkara terdapat 7 korban kerusuhan, salah satunya adalah seorang bayi berusia 3 bulan yang mengalami hipotermia dan dehidrasi setelah diselamatkan dari sungai.

“Saat kejadian, bayi ini digendong oleh ibunya melintasi sungai untuk menyelamatkan diri dari kerusuhan. Lalu sang ibu sempat tercebur ke sungai dan diselamatkan warga. Karena seluruh badan ibu dan si bayi basah, maka ade bayi mengalami hipotermia dan dihidrasi,” katanya.

Selain itu di RS Bhayangkara juga dievakuasi seorang anak berumur 9 tahun yang mengalami luka serius di kepala dan tangan. “Hari ini korban akan dioperasi,” jelasnya.

Kerugian Material

Sementara untuk kerugian materia terdapat puluhan bangunan warga, rumah maupun kios dibakar massa,  5 rumah dinas Polri dan 1 mess perwira Polres Yalimo rusak, puluhan kendaraan motor dan mobil, termasuk truk logistik hangus terbakar.

“Ada indikasi akses jembatan penghubung di jalan Trans Papua terancam diputusakibat potensi gangguan dari kelompok tertentu yang tak menginginkan adanya pendistribusian logistik bama dan juga pergeseran pasukan,” kata Cahyo.

Polda Papua mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas, termasuk video atau unggahan di media sosial. “Fokus utama saat ini adalah pemulihan kondisi, penyelamatan korban, dan pencegahan konflik lanjutan,” Cahyo menambahkan. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Dua Terduga KKB Batalyon HSSBI Yahukimo Ditangkap

21 June 2026 - 21:41 WIT

Diduga Korupsi Penyaluran CBP, Kejati Papua Tahan Empat Mantan Pimpinan Perum Bulog

18 June 2026 - 22:45 WIT

Kejar Selama 2 Hari, Polisi Tangkap Pelaku Curas dan Penganiayaan di Keerom 

18 June 2026 - 11:27 WIT

Sambut HUT Ke-80 Bhayangkara, Polres Nabire Gelar Beberapa Turnamen

17 June 2026 - 11:10 WIT

Jenazah Pria Ditemukan Warga di Nabire

16 June 2026 - 11:51 WIT

Polresta Jayapura Kota Musnahkan 4,2 Kg Ganja Milik Tersangka WNA Papua Nugini

12 June 2026 - 23:20 WIT

Trending di PERISTIWA