Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

LINGKUNGAN · 10 Oct 2026 19:20 WIT

Karhutla Terus Meluas, Polres Kaimana Gelar Salat Istisqa Bersama Bupati dan Forkopimda


					Suasana Salat Istisqa di Halaman Apel Mapolres Kaimana, Sabtu 10 Oktober 2026. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw) Perbesar

Suasana Salat Istisqa di Halaman Apel Mapolres Kaimana, Sabtu 10 Oktober 2026. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw)

KABARPAPUA.CO, Kaimana – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) semakin meluas, jajaran Polres Kaimana, Polda Papua Barat bersama Bupati Kaimana dan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Kabupaten Kaimana, menggelar Salat Istisqa atau salat minta hujan.

Pantauan KabarPapua.co, Salat Istisqa ini dimulai pukul 08.05 WIT di halaman apel Mapolres Kaimana, Sabtu, 10 Oktober 2026. Sholat sunnah untuk memohon diturunkannya hujan itu diikuti oleh personel TNI-Polri, aparatur sipilnegara (ASN), serta masyarakat umum.

Tampak hadir Bupati Kaimana Hasan Achmad, Kepala Kejaksaan Negeri Kaimana Budi Susilo, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kaimana, dan Ketua MUI Kabupaten Kaimana Ustadz M. Zein Farisa.

Bertindak sebagai imam adalah Ustadz Agus Darmaji, sementara khotbah disampaikan oleh Khatib Ustadz Wahyu Darisman.

Suasana Salat Istisqa di Halaman Apel Mapolres Kaimana, Sabtu 10 Oktober 2026. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw)

Pelaksanaan Salat Istisqa dilakukan sebanyak dua rakaat. Pada rakaat pertama diawali dengan tujuh kali takbir, dan rakaat kedua lima kali takbir. Imam membacakan Surah Al-Fatihah dilanjutkan Surah Al-A’la pada rakaat pertama, serta Surah Ad-Dhuha pada rakaat kedua.

Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan khotbah dan doa bersama memohon agar kemarau dan kabut asap akibat Karhutla yang melanda Kaimana segera berakhir.

Kapolres Kaimana AKBP Satria Dwi Dharma mengatakan, Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar spiritual di tengah upaya fisik pemadaman Karhutla yang terus dilakukan.

“Semua itu kembali kepada Allah SWT. Tidak ada salahnya kita berikhtiar dan melaksanakan Salat Istisqa agar kondisi segera membaik dan hujan segera turun,” ujar Kapolres Kaimana usai salat. ***(Yosias Wambrauw)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Kaimana Minta Bantuan Provinsi Papua Barat untuk Padamkan Karhutla 185 Hektar

10 October 2026 - 18:53 WIT

Kebakaran Hutan dan Lahan di Kaimana Telah Mencapai 185 Hektar

10 October 2026 - 18:45 WIT

Kodim 1709 Yawa Tanam 6.500 Pohon, Dukung Pelestarian Lingkungan di Kepulauan Yapen

2 October 2026 - 20:42 WIT

Merajut Kehidupan Laut Jayapura, Mengubah Abu FABA Menjadi Surga Biota

18 September 2026 - 19:32 WIT

Jejak Plastik di Tonotwiyat

17 September 2026 - 05:04 WIT

Kabut Asap Meluas di Nabire, WALHI Papua Desak Audit Konsesi dan Penegakan Hukum

16 September 2026 - 06:58 WIT

Trending di LINGKUNGAN