Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PUBLIK · 7 Dec 2024 16:09 WIT

Kabupaten Mappi dan Merauke Mengawali Perolehan Suara Pilgub Papua Selatan


					Pleno recapitulasi suara Provinsi Papua Selatan. Foto: ist Perbesar

Pleno recapitulasi suara Provinsi Papua Selatan. Foto: ist

KABARPAPUA.CO, Merauke– KPU Provinsi Papua Selatan mulai melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat provinsi untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Selatan pada Pilkada serentak 2024. 

Rapat pleno yang berlangsung di Kabupaten Merauke, 7-8 Desember 2024 yang juga dihadiri oleh komisioner dan staf KPU dari empat kabupaten, Bawaslu, LO Paslon, dan para saksi Paslon.

Ketua KPU Provinsi Papua Selatan, Theresia Mahuse saat membuka rapat pleno terbuka menjelaskan tahapan pemilihan dapat berjalan tepat waktu, baik dalam proses pemungutan, perhitungan bahkan sampai dengan rekapitulasi yang sudah dilaksanakan secara berjenjang mulai dari TPS, distrik, kabupaten hingga  provinsi dengan dukungan dari berbagai pihak.

Selanjutnya rekapitulasi hasil penghitungan  perolehan suara tingkat provinsi dimulai dari KPU Kabupaten Mappi dan dilanjutkan dengan KPU Kabupaten Merauke. 

“Kami sudah menjadwalkan untuk hari ini yang akan tampil lebih dulu menyampaikan rekapitulasi perolehan hasil suara yaitu Kabupaten Mappi dan Kabupaten Merauke. Sementara untuk Kabupaten Boven Digoel dan Asmat dijadwalkan pada hari Minggu 8 Desember 2024,” kata Theresia Mahuse. 

Theresia menjelaskan bahwa sesuai jadwal Kabupaten Merauke dan Mappi didahulukan karena telah selesai melaksanakan rekapitulasi di tingkat kabupaten.

Sementara untuk Boven Digoel dan Asmat baru selesai melakukan rekapitulasi tingkat kabupaten pada Sabtu, 7 Desember 2024. Sehingga untuk dua kabupaten ini dijadwalkan akan mengikuti proses rekapitulasi Tingkat provinsi pada 8 Desember 2024.

“Karena kita hanya empat Kabupaten, jadi diusahakan selama dua hari ini bisa rampung atau selesai sesuai jadwal. Dan diharapkan tidak ada masalah dalam proses rekapitulasi di tingkat provinsi ini,” ujarnya.

Theresia Mahuse menambahkan bahwa setelah tiga hari dilaksanakan rekapitulasi perhitungan perolehan suara tingkat provinsi, pasangan calon yang merasakan keberatan atau tidak puas dengan hasil rekapitulasi hasil perolehan suara tingkat provins dapat mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi atau MK. 

Sementara untuk penetapan pasangan calon sendiri itu akan dilakukan ketika MK mengumumkan perkara yang teregister di MK dalam buku registrasi perkara konstitusi (BRPK). Apabila setelah tiga hari diumumkan oleh MK, daerah yang tidak mempunyai sengketa atau perkara maka dapat melakukan tahapan penetapan. Namun bagi daerah yang ada sengketa akan melalui proses sidang di Mahkamah Konstitusi hingga inkrah atau memperoleh kekuatan hukum tetap barulah dilakukan penetapan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih. 

“Sejauh ini belum ada laporan untuk kita di tingkat provinsi juga pada Tingkat kabupaten bahwa ada pihak-pihak yang siap menempuh gugatan melalui MK. Pada prinsipnya jika terdapat sengketa, kami siap mengikuti proses sidang di Mahkamah Konstitusi,” pungkasnya.***

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Paulus Waterpauw Usulkan Lanny Jaya Berdayakan Potensi Guru Asli Papua

9 January 2026 - 14:06 WIT

Kopi Papua Go International, Paulus Waterpauw Dorong Investasi Serius

9 January 2026 - 12:48 WIT

PLN All-Out di Aceh, Direksi dan Relawan Percepat Pemulihan Fasilitas Umum

21 December 2025 - 07:11 WIT

Danantara dan BUMN Salurkan Bantuan untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh

21 December 2025 - 00:48 WIT

Prabowo Gaspol Bangun Papua, Paulus Waterpauw: Investasi Hulu-Hilir, Kerja untuk Anak Lokal

17 December 2025 - 11:44 WIT

Aksi Percepatan Papua Diluncurkan, Paulus Waterpauw Ingatkan Jangan Jadi Dokumen Kosong

17 December 2025 - 07:32 WIT

Trending di PUBLIK