Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 14 Aug 2026 21:53 WIT

HUT ke-81 RI di Papua: PLN Kawal Keandalan Listrik di 63 Lokasi Strategis


					Apel siaga kelistrikan di Papua jelang HUT ke-81 RI. Foto: PLN Papua Perbesar

Apel siaga kelistrikan di Papua jelang HUT ke-81 RI. Foto: PLN Papua

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat memastikan kesiapan pasokan listrik yang andal dan aman di seluruh Tanah Papua. Ratusan personel dan beragam peralatan telah disiagakan untuk mengamankan 63 lokasi prioritas yang tersebar diseluruh provinsi, termasuk lokasi pelaksanaan upacara dan objek vital lainnya.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menegaskan komitmen PLN dalam memberikan pelayanan kelistrikan terbaik selama momen bersejarah ini.

“Kami telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi dan menyiagakan seluruh sumber daya yang ada. Fokus kami adalah memastikan perayaan HUT RI ke-81 di seluruh penjuru tanah Papua dapat berjalan khidmat dan lancar tanpa adanya hambatan pasokan listrik,” ujar Roberth.

Demi merealisasikan komitmen tersebut, masa siaga kelistrikan ditetapkan mulai 3 hingga 18 Agustus 2026 guna memastikan seluruh sistem beroperasi secara optimal. Selama periode siaga ini, PLN mengerahkan total 906 personel yang terdiri dari 205 personel PLN, 665 Tenaga Alih Daya (TAD), dan 36 personel PDKB TM. Seluruh personel akan bersiaga 24 jam penuh di 65 posko siaga kelistrikan untuk menjamin respons cepat di lapangan.

Lebih lanjut, Roberth menjelaskan bahwa kesiapsiagaan operasional ini tidak hanya terbatas pada personel, tetapi juga meliputi peralatan, armada, hingga infrastruktur pendukung secara berlapis. “Material cadang gangguan tersedia dalam jumlah cukup untuk kategori distribusi, gardu induk, transmisi, dan pembangkit. Kami memastikan seluruh infrastruktur pendukung ini dalam kondisi prima dan siap digunakan,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi komprehensif, PLN turut menyiagakan 8 distributor control center dan 1 command center sebagai pusat pemantauan yang didukung oleh 116 kendaraan operasional, 74 unit genset, 36 unit gardu bergerak (UGB), serta 22 unit uninterruptible power supply (UPS). Kesiapan infrastruktur operasional tersebut juga diperkuat oleh neraca daya kelistrikan yang aman. Saat ini, total beban puncak di seluruh sistem Papua dan Papua Barat diproyeksikan sebesar 318,11 MW dengan daya mampu pasok mencapai 425,59 MW. Kondisi ini menghasilkan cadangan daya sebesar 107,48 MW, yang dipastikan lebih dari cukup untuk menjamin kebutuhan listrik Masyarakat.

“Dengan persiapan personel dan infrastruktur yang matang, kami berharap masyarakat dapat merayakan Hari Kemerdekaan dengan penuh sukacita dan terang benderang,” tutup Roberth.

Di samping kesiapan internal, PLN juga mengajak masyarakat untuk proaktif melaporkan setiap kendala kelistrikan yang terjadi di lingkungannya. Pelanggan dapat memanfaatkan kemudahan akses pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center PLN 123 agar setiap gangguan dapat segera dipetakan dan ditangani oleh tim siaga secara real-time. *** (adv)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Siap Jadi Hub Logistik Papua, Bandara Sentani Diperluas

30 September 2026 - 20:43 WIT

BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas Hadirkan Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles

30 September 2026 - 19:24 WIT

Rayakan HUT ke-71, CIMB Niaga Anugerahkan Beasiswa S2 dan Apresiasi Jurnalis Terbaik Keberlanjutan

30 September 2026 - 17:47 WIT

Bulog Serui Pastikan Pasokan Minyakita Aman dan Kembali Tersedia

30 September 2026 - 15:57 WIT

Strategi Jitu Tekan Human Error dan Efisiensi Waktu Penggajian Perusahaan

30 September 2026 - 11:10 WIT

Pasokan Terbatas, Harga Telur di Serui Capai Rp90 Ribu Per Rak

29 September 2026 - 21:29 WIT

Trending di BISNIS