Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 19 Jun 2024 18:00 WIT

Hebat! PLN Masuk 10 Besar Jajaran Perusahaan Terbaik Asia Tenggara Versi Fortune


					Ilustrasi Kantor PT PLN (Persero). (PLN) Perbesar

Ilustrasi Kantor PT PLN (Persero). (PLN)

KABARPAPUA.CO, Jakarta – Transformasi bisnis dan kinerja mentereng sukses membawa PT PLN (Persero) masuk dalam daftar 10 besar perusahaan terbaik di Asia Tenggara versi 500 Fortune Southeast Asia 2024.

Kinerja bisnis yang positif dan pertumbuhan kinerja keuangan secara tahunan di bawah kepemimpinan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, membawa perseroan menempati peringkat 6. Prestasi ini mengalahkan sejumlah perusahaan multinasional dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara.

Menurut Darmawan, capaian ini menjadi tonggak sejarah bagi PLN yang telah konsisten melakukan transformasi bisnis berbasis digital secara end to end selama 3,5 tahun terakhir.

“Kami digitalkan seluruh proses bisnis kami mulai dari pembangkit, transmisi dan distribusi. Lalu, sistem keuangan, sistem pengadaan dan pembayaran, hingga sistem layanan pelanggan kami. Saat ini PLN menjadi makin lincah, kokoh, dan trengginas,” ujar Darmawan.

Darmawan melihat capaian tersebut atas kerja keras seluruh insan PLN yang berdedikasi penuh untuk melayani seluruh masyarakat Indonesia. Ia pun menyampaikan terima kasih dan mendedikasikan capaian ini kepada seluruh insan PLN yang telah memberikan maximum effort.

Pendapatan hingga Aset PLN

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. (PLN)

Tercatat, PLN meraih pendapatan sebesar USD32,01 miliar dengan raihan laba PLN menjadi USD 1,44 miliar. PLN juga mencatatkan aset sebesar USD 108,51 miliar dengan total serapan tenaga kerja mencapai 51.245 orang.

“Raihan positif ini tentu sejalan dengan visi PLN menjadi Top 500 Global Company. PLN berkomitmen penuh terus mendorong transformasi bisnis yang sejalan dengan mandat pemerintah untuk menghadirkan energi listrik yang andal dan hijau,” ungkap Darmawan.

Pemimpin Redaksi Fortune Asia, Clay Chandler, mengatakan fokus Fortune pada kawasan ini muncul karena Asia Tenggara semakin penting dalam ekonomi global. Hal ini diklaim berkat pergeseran rantai pasokan dan perkembangan pesat ekonomi kawasan tersebut.

Fortune Southeast Asia 500 (500 Perusahaan Terbesar di Asia Tenggara Fortune) mencerminkan kawasan yang dinamis dan cepat berubah, kawasan yang ekonomi intinya tumbuh jauh lebih cepat daripada Eropa atau Amerika Serikat.

“Ini sebagian karena Asia Tenggara mengambil peran yang jauh lebih penting dalam ekonomi global, tidak terkecuali. Karena sejumlah perusahaan multinasional Global 500 telah mengalihkan lebih banyak rantai pasokan mereka ke negara-negara Asia Tenggara,” kata Clay Chandler.

Fortune Southeast Asia 500 2024 mencatat, Indonesia mendominasi dengan 110 perusahaan, disusul Thailand dengan 107 perusahaan. Malaysia, dengan 89 perusahaan dalam daftar tersebut, mengungguli Singapura dengan 84 perusahaan.

Sementara itu Vietnam dengan 70 perusahaan, Filipina dengan 38 perusahaan, dan Kamboja dengan dua perusahaan. *** (Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

SPBU Tanah Miring di Merauke Resmi Ditetapkan sebagai SPBU Khusus Petani

26 September 2026 - 13:04 WIT

Sinergi Jaga Stabilitas Harga dan Perluas Digitalisasi, Papua Torehkan Prestasi Nasional

25 September 2026 - 19:39 WIT

Pestapora 2026 Makin Meriah Bareng BRImo, Ada Ragam Program Spesial!

25 September 2026 - 17:06 WIT

Inovasi Hijau PLN IP UBP Holtekamp: Sulap FABA jadi Rumah Ikan

25 September 2026 - 15:10 WIT

Ekstra 27.000 GarudaMiles, Benefit Perjalanan bagi Nasabah BRI Prioritas

24 September 2026 - 14:52 WIT

CIMB Niaga Raih Dua Penghargaan Internasional di Bidang Pembiayaan Hijau

23 September 2026 - 20:03 WIT

Trending di BISNIS