Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA BARAT · 23 Jul 2025 18:02 WIT

HAN di Papua Barat, Wagub Lakotani: Pemerintah Sudah Siapkan Fasilitas dan Beasiswa


					Wagub Papua Barat, Mohamad Lakotani saat memberikan motivasi kepada ratusan anak yang hadir dalam acara  puncak Hari Anak Nasional (HAN) ke 41 Papua Barat di Gedung Pertemuan Krooy Kaimana, Rabu, 23 Juli 2025. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw) Perbesar

Wagub Papua Barat, Mohamad Lakotani saat memberikan motivasi kepada ratusan anak yang hadir dalam acara puncak Hari Anak Nasional (HAN) ke 41 Papua Barat di Gedung Pertemuan Krooy Kaimana, Rabu, 23 Juli 2025. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw)

KABARPAPUA.CO, Kaimana – Wakil Gebernur (Wagub) Papua Barat, Mohamad Lakotani mengatakan, pemerintah telah menyiapkan fasilitas dan beasiswa bagi anak-anak yang ingin menempuh pendidikan hingga ke perguruan tinggi.

“Namun semua itu berbalik lagi kepada pribadi setiap anak, apakah mau memanfaatkan peluang yang ada atau tidak,” jelas Wagub Lakotani dihadapan ratusan anak yang hadir pada puncak perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke 41 Papua Barat di Gedung Pertemuan Krooy Kaimana, Rabu, 23 Juli 2025.

“Kalau mau dimanfaatkan dengan baik, belajar dan mempersipkan diri menyambut masa depan. Suatu saat kalau Tuhan sayang bisa kita wujudkan,” kata Lakotani menambahkan dalam acara yang juga dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan dan Perlindunagn Perempuan dan Anak Provinsi Papua Barat dan pimpinan Forkompimda Kaimana ini.

Wagub Papua Barat ini juga mengatakan, undang-undang tentang Pendidikan Nasional mewajibkan APBN mengalokasikan anggaran sebesar 20 persen untuk dunia pendidikan. “Ini adalah jumlah yang cukup besar, sehingga ada begitu banyak beasiswa dan bantuan,” katanya.

“Dulu jaman kami sekolah, satu sen belah tujuh tidak ada pemerintah kasih. Waktu kuliah dulu stengah mati. Saya punya teman dulu waktu kami tingal di asrama, dia bilang kita tinggal kuliah ini tiap hari menghadapi dua persoalan yaitu makan siding dan makan malam,” kisahnya menambahkan.

Walau begitu, kata Lakotani, persoalan ini tidak sekalipun menyurutkan semangatnya untuk tetap menempuh pendidikan hingga selesai dan kembali ke Kaimana.

Menurut Lakotani, masa depan anak sebetulnya menjadi tanggungjawab semua pihak. Pemerintah dalam hal ini menyediakan berbagai regulasi untuk memproteksi dan melindungi serta memberikan hak-hak anak untuk mendapatkan Pendidikan bahkan sampai pada anak dengan kebutuhan khusus.

“Saat ini ada program yang begitu baik dari dari pemerintah pusat terkait makan bergizi gratis dan sekolah rakyat untuk membantu anak-anak yang kurang mampu,” sebutnya.

Demikian juga dengan pemerintah Provinsi Papua Barat, ada program Papua Barat Cerdas. Program ini merupakan bagian dari komitmen gubernur untuk membangun sumber daya manusia.

“Ini juga dalam rangka menyiapkan generasi penerus agar kelak akan siap untuk melanjutkan pemerintahan dan pembangunan di Papua Barat,” jelas Lakotani. ***(Yosias Wambrauw)

Artikel ini telah dibaca 85 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

DPRK Kaimana Terima Dokumen KUA dan PPAS TA 2026

21 January 2026 - 15:20 WIT

SAR Kaimana Ingatkan Masyarakat Perhatikan Kondisi Cuaca Jika Ingin Melaut

21 January 2026 - 13:07 WIT

Penjelasan Bupati Kaimana soal PPPK Paruh Waktu dan 546 CPNS Honorer

20 January 2026 - 11:32 WIT

Kantor Distrik Yamor Dipalang, Ini Tanggapan Bupati Kaimana

19 January 2026 - 19:45 WIT

Siap-Siap Kena Sanksi, Jika Penggunaan Dana Desa Tak Dipublikasikan

19 January 2026 - 11:47 WIT

Arus Balik Nataru, 2.819 Penumpang Kapal Pelni Turun di Kaimana

14 January 2026 - 09:55 WIT

Trending di BISNIS