Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR FREEPORT · 14 Aug 2025 14:00 WIT

Gubernur Papua Tengah Apresiasi Bakti Sosial Kesehatan Mata dari Freeport


					Executive Vice President (EVP) Sustainable Develoment PTFI Claus Wamafma disaksikan Gubernur Papua Tengah Meki Nawiwa, menyerahkan simbolis bantuan kaca mata gratis dari PTFI untuk 487 pelajar di Nabire. (Foto dok: PTFI) Perbesar

Executive Vice President (EVP) Sustainable Develoment PTFI Claus Wamafma disaksikan Gubernur Papua Tengah Meki Nawiwa, menyerahkan simbolis bantuan kaca mata gratis dari PTFI untuk 487 pelajar di Nabire. (Foto dok: PTFI)

KABARPAPUA.CO, Nabire – Gubernur Provinsi Papua Tengah Meki Nawipa mengapresiasi bakti sosial PT Freeport Indonesia (PTFI) di Nabire (5 – 13 Agustus 2025).

Bakti sosial terdiri dari edukasi dan pemeriksaan mata gratis untuk siswa SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 4 Nabire, pembagian kaca mata gratis untuk pelajar, dan operasi katarak untuk masyarakat.

Menurut Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, kesehatan mata itu penting, kalau penglihatan mata anak-anak rusak, itu masalah. Untuk itu, sedini mungkin anak-anak harus mendapat edukasi tentang merawat kesehatan mata.

“Terima kasih Freeport Indonesia, edukasi dan kaca mata itu penting sekali dan masyarakat mendapat manfaat langsung dari kegiatan ini,” kata Gubernur Meki dalam sambutannya pada Puncak Acara Bakti Sosial di Nabire, Rabu, 13 Agustus 2025.

Sebanya 10 pelajar di Nabire secara simbolis menerima bantuan kaca mata gratis bersama Gubernur Meki Nawipa dan Director & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma. (Foto dok: PTFI)

Meki juga mengatakan, bakti sosial PTFI merupakan sebuah upaya besar untuk memastikan kesehatan masyarakat Papua Tengah, khususnya untuk kesehatan mata.

Bakti sosial PTFI ini, kata Meki, adalah pekerjaan-pekerjaan besar untuk melayani orang kecil yang membutuhkan.

“Terima kasih banyak kepada para dokter dan perawat yang melayani masyarakat. Kita harus dukung Freeport Indonesia karena dengan Freeport kita banyak tertolong. Saya berharap bakti sosial ini dapat diteruskan di wilayah lainnya di Papua Tengah,” katanya.

Adapun kegiatan edukasi dan pemeriksaan mata berlangsung pada 5 – 6 Agustus 2025 di SMP Negeri 1, kemudian 7 – 8 Agustus 2025 di SMP Negeri 4, sedangkan operasi katarak berlangsung 11 – 13 Agustus 2025 bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah Nabire dan Klinik Mata Rihensa.

Gubernur Meki Nawipa bersama Director & Executive Vice President (EVP) Sustainable Develoment PTFI Claus Wamafma memberikan motivasi kepada pasien di RSUD Nabire yang telah menjalani operasi katarak. (Foto dok: PTFI)

Kegiatan ini merupakan kolaborasi PTFI dengan Pemprov Papua Tengah, Pemkab Nabire, RSUD Nabire, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Papua, dan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK).

“Sebanyak 1.043 pelajar mengikuti pemeriksaan mata, 487 pelajar menerima kaca mata gratis, dan 80 orang menjalani operasi katarak,” kata Director & Executive Vice President (EVP) Sustainable Development PTFI Claus Wamafma dalam siaran pernu ke media, Kamis, 14 Agustus 2025.

Claus juga mengatakan, bakti sosial ini merupakan komitmen perusahaan mengatasi masalah kesehatan mata masyarakat di Nabire, ibu kota Provinsi Papua Tengah.

“Nantinya akan ada pelaksanaan tahap kedua melanjutkan yang telah dimulai, memastikan lebih banyak masyarakat menerima manfaat, dan memberikan perawatan berkelanjutan,” katanya.

Menurut Claus, kegiatan ini sejalan dengan perayaan HUT ke-80 RI dan mendukung program pemerintah, PTFI menggelar bakti sosial di Nabire. Ini upaya memastikan anak-anak memiliki penglihatan sehat sejak dini.

Kalau mata sehat, bisa membaca dan belajar dengan baik, maka bisa berprestasi baik. Sehingga ke depan bisa melakukan perubahan di tanah Papua,” kata Claus.

Tim dokter saat mengoperasi katarak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire, Rabu (13/8). Operasi katarak gratis dilakukan PT Freeport Indonesia (PTFI) bekerja sama dengan Pemprov Papua Tengah melibatkan Tim dokter PERDAMI dari Nabire, Jayapura dan Makasar. (Foto dok: PTFI)

Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Nabire menyampaikan, para siswa antusias mengikuti pemeriksaan mata. Pihaknya berterima kasih kepada Freeport, PERDAMI, terutama dinas pendidikan yang telah merekomendasikan anak-anaknya mengikuti pemeriksaan kesehatan mata gratis.

“Karena masih banyak anak-anak di Papua dan para orang tua siswa yang belum menganggap penting untuk melakukan pemeriksaan mata bagi anak-anaknya,” kata Theresia.

Seorang pasien operasi katarak PS Waromi mengaku mengalami masalah pengelihatan sejak lama. Pria lansia yang berprofesi sebagai pendeta ini menyampaikan rasa syukurnya setelah menjalani operasi katarak di RSUD Nabire.

“Masalah katarak yang saya alami sejak lama kini akhinya sudah sembuh, semoga setelah pemeriksaan mata selesai, mata saya bisa membaca alkitab dengan jelas dan melayani jemaat,” kata Waromi.

PTFI sebagai perusahaan tambang tembaga terintegrasi dari hulu hingga hilir terbesar di dunia, PTFI merayakan HUT ke-80 RI dengan mengalirkan semangat nasionalisme dan gotong royong di lima titik lokasi kerja PTFI. Dari hulu di Papua —meliputi Tembagapura, Kuala Kencana, dan Nabire— hingga ke hilir di Gresik, Jawa Timur dan Jakarta. ***(Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Percepat Transformasi Digital, Pemprov Papua Tengah Bagikan Laptop kepada Pelajar

21 January 2026 - 23:38 WIT

Ringankan Beban Ekonomi, Dinsos Dogiyai Serahkan Bantuan untuk Warga

20 January 2026 - 07:15 WIT

Wagub Papua Tengah Instruksikan OPD Kooperatif dan Transparan Hadapi Pemeriksaan BPK

19 January 2026 - 12:50 WIT

Papua Tengah Waspada Super Flu, Masyarakat Diminta Segera Lapor Jika Bergejala

14 January 2026 - 17:31 WIT

Fesmed I di Tanah Papua Dibuka, Pemprov Papua Tengah: Media Mampu Angkat Sisi Positif Daerah

13 January 2026 - 22:59 WIT

Sinergi dalam Doa: Potret Kebersamaan ASN Papua Tengah di Setiap Awal Bulan

13 January 2026 - 14:34 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH